Jumat, 20 September 2019 05:05

Sambut Penerapan Ujian Berbasis Android, Madrasah di Tuban Dituntut Berinovasi

Rabu, 27 Februari 2019 18:02 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Sambut Penerapan Ujian Berbasis Android, Madrasah di Tuban Dituntut Berinovasi
Pengawas MI, Kepala MIN, dan KKMI se-Kabupaten Tuban saat mengikuti rakor persiapan USBN dan UAMBD MI.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Kementerian Agama, yakni Madrasah Ibtidaiyah, tahun ajaran 2018/2019 ini tidak hanya melaksanakan ujian berbasis komputer. Namun, juga mulai menerapkan sistem ujian berbasis android sehingga lebih praktis dan efisien.

Guna mempersiapkan itu semua, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Tuban, Siti Maulidiah meminta agar Kepala MI dan pengelolanya bisa terus berinovasi.

"Kami berharap semua itu dikelola dengan baik dan dapat memajukan madrasah di Tuban terus berinovasi," ujar Siti Maulidiah dalam acara rapat koordinasi persiapan pelaksanaan USBN dan UAMBD MI dengan seluruh Pengawas MI, Kepala MIN, dan Ketua Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) se-Kabupaten Tuban, pada Rabu (27/2).

Dengan terus berinovasi, ia berharap mutu pendidikan madrasah terus mengalami kemajuan. Terutama dalam visi dan misi menyiarkan lembaga pendidikan berciri khas islam. Sehingga, dapat membantu anak didik dalam mempersiapkan diri agar dapat memenuhi kebutuhannya.

"Dengan ujian berbasis android ini, kami harap seluruh yang terlibat bisa mempersiapkan diri," ujar Mulik sapaan akrabnya.

Ia menjelaskan, kemajuan inovasi ini tak lepas dari 5 unsur budaya kerja yang terus digalakkan oleh Kementerian Agama Kabupaten Tuban. Yaitu; Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab, dan Keteladanan.

"Berawal dari situ, optimis menjadikan murid menjadi lebih fokus mengerjakan soal. Selain itu, tidak banyak membutuhkan pengawas ujian dan efisien dalam biaya. Meskipun semua ada plus minusnya, akan tetapi harus diambil manfaat terbanyak dari inovasi ini," imbuhnya.

Mulik menambahkan, ujian dengan sistem berbasis android merupakan upaya mengatasi kelemahan sejumlah sekolah yang terkendala terbatasnya peralatan komputer. Sebelumnya, ujian berbasis android sukses dilaksanakan tahun lalu oleh jenjang MA dan MTS se-Kabupaten Tuban dengan sistem CBT (Computers Bassed Test).

"Kemudian tahun ini disusul MI dan semua soal dikerjakan siswa menggunakan telepon seluler," bebernya. (gun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...