Senin, 18 Februari 2019 22:26

Nyari Rumput, Buruh Tani Ditemukan Tewas di Sawah

Minggu, 10 Februari 2019 21:29 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Arif Kurniawan
Nyari Rumput, Buruh Tani Ditemukan Tewas di Sawah
Jenazah korban disemayamkan di rumah duka.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Parsi (60) warga Dusun Payak, Desa Tanon, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ditemukan tewas di area persawahan Dusun Papar Utara Desa/Kecamatan Papar Kabupaten Kediri, Minggu (10/2/2019).

Diduga kematian korban disebabkan karena penyakit sesak nafasnya kambuh. Kapolsek Papar Iptu Bambang Suripjanto melalui Kasi Humas Polsek Papar Aipda M Bahroni menceritakan awal mula peristiwa tersebut.

Sekitar pukul 07.00 WIB, Parsi pagi pamit kepada Dewi (55) istrinya untuk pergi ke sawah mencari rumput. Namun, sebelum berangkat, Parsi mengeluh sesak nafas dan kemudian minum obat sesak nafas.

"Setelah minum obat korban berangkat mencari rumput," tutur Kasi Humas.

Korban pertama kali ditemukan tergeletak di sawah oleh Kardi (60) warga Dusun Brubus Desa Papar. Saksi pertama itu curiga korban tergeletak di sawah. Kardi lalu mendekati korban dan mencoba membangunkan korban.

"Korban tidak bangun dan bergerak. Kemudian saksi memberitahu orang sekitar lalu dilaporkan ke Kepala Desa dan diteruskan ke Polsek Papar," jelas Kasi Humas.

Petugas Polsek Papar, Identifikasi Polres Kediri, dan dokter setempat melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban untuk mengetahui apakah ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban.

Hasil pemeriksaan menyimpulkan di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. "Kami tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban," terang Kasi Humas.

Sementara itu, petugas juga memintai keterangan keluarga korban. Dari hasil keterangannya, korban mempunyai riwayat penyakit asma. Korban juga baru saja dirawat di RSUD Pelem Pare Kabupaten Kediri. "Kami menduga korban penyakitnya kambuh dan kemudian meninggal dunia," ungkap Aipda Bahroni.

Keluarga korban juga menolak jika korban dilakukan autopsi. Pihak keluarga korban bersedia membuat surat pernyataan agar korban tidak dilakukan autopsi. Keluarga korban menerima atas kematian korban karena musibah. (rif/rev)

Tim PSC Dinkes Pacitan Siaga 24 Jam, Apa Saja Tugasnya?
Jumat, 01 Februari 2019 06:27 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan mempunyai tim public safety center (PSC) yang siaga 24 jam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apa saja tugas tim ini? Simak video berikut.
Rabu, 06 Februari 2019 13:59 WIB
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Menambah jumlah destinasi wisata buatan, sebuah desa di Jombang mengembangkan destinasi wisata tanaman. Di areal wisata ini, pengelola menyuguhkan ratusan aneka tanaman bunga yang menarik dan indah. Selain keindahan wisata...
Suparto Wijoyo
Rabu, 13 Februari 2019 10:28 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RABU, 13 Februari 2019 ini, Bude Khofifah Indar Parawansa dan Mas Emil E. Dardak dilantik di Istana Negara sebagai Gubernur-Wakil Gubernur periode 2019-2024. Ucapan selamat dan senyum mengembang diragam kesempatan beliau yang me...
Sabtu, 16 Februari 2019 11:20 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 24وَاخْفِضْلَهُمَاجَنَاحَالذُّلِّمِنَالرَّحْمَةِوَقُلْرَّبِّارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيٰنِيْصَغِيْرًاۗWaikhfidh...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...