Minggu, 05 April 2020 10:24

Rumah Tokoh Masyarakat Penolak Kilang Minyak di Jenu Diteror Bom Molotov

Rabu, 06 Februari 2019 19:02 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Rumah Tokoh Masyarakat Penolak Kilang Minyak di Jenu Diteror Bom Molotov
Polisi melakukan olah TKP di rumah Mbah Warto yang diteror bom molotov.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Rumah seorang Tokoh Masyarakat (Tomas) penolak kilang minyak, Suwarto Darmandi di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban diteror bom molotov oleh orang tidak dikenal, Rabu (6/2) dini hari.

Menurut Mbah Warto panggilan akrab Suwarto Darmandi, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.15 WIB. Pihaknya mendadak terbangun dari tidur karena tiba-tiba ada api yang membakar sangkar burung yang berada di teras rumahnya. Mengetahui hal itu, ia langsung memadamkan api menggunakan air. Namun sayang, burung yang ada di dalam sangkar hangus terbakar.

"Setelah kejadian itu saya langsung telepon Polsek dan Polres. Sekitar pukul 03.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB polisi datang melakukan olah TKP. Dan saat olah TKP ditemukan lagi satu molotov tapi tidak meletus," ujar mbah Warto saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com.

Mbah Warto tidak menyangka jika kediamannya diserang bom molotov. Pasalnya, selama ini ia merasa tidak punya musuh atau bermasalah dengan orang. Hanya saja ia mengakui akhir-akhir ini sedang vokal menolak mengkritisi pembangunan kilang minyak. 

"Selama ini saya yang keras menolak kilang minyak. Saya juga tidak punya musuh. Tapi mengapa ada orang membuat baner yang isinya Warto mendukung kilang minyak. Itu semua tidak benar," paparnya.

Karena itu, Mbah Warto yakin penyerangan terhadap dirinya merupakan rentetan dari penolakan kilang minyak. Atas aksi kejahatan ini, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian agar dilakukan pengejaran.

"Pasca ada kejadian ini, saya tidak sedikit pun kendor. Kami bersama masyarakat Jenu malah akan kirim surat ke gubernur besok pagi terkait Penlok (penentuan lokasi, red) ini. Mendagri juga akan kami surati bahwa gubernur telah melanggar hukum dalam menentukan penlok. Dan itu telah penyalahgunaan wewenangnya sebagai gunernur," bebernya.

Mengenai serangan bom molotov tersebut, Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Mustijad Priyambodo menjelaskan, petugas sudah melakukan olah TKP untuk menemukan fakta-fakta hukum di lapangan.

"Saat ini masih tahap peneyelidikan lebih lanjut," katanya. (wan/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...