Pemkab Gresik Sabet Penghargaan Sakip Terbaik 2018

Pemkab Gresik Sabet Penghargaan Sakip Terbaik 2018 Bupati Sambari HR (dua dari kiri) saat terima Sakip dari Kemenpan-RB. foto: ist

Kemudian, ada juga program pengawasan kepegawaian melalui sistem Sipantas yang diterapkan BKD. Sistem ini mengatur aktivitas pegawai melalui sistem program. Pegawai yang masuk kantor harus absen melalui finger print dan harus melakukan aktivitas dalam sehari. Hasil dari pekerjaan itu kemudian mendapat persetujuan pimpinan untuk bisa mendapatkan akses absen keluar.

"Jadi jika pegawai ini tidak bekerja atau di kantor hanya berdiam diri, maka absen keluar akan tertolak oleh sistem," ungkapnya.

Sementara Wabup menyebutkan, keberhasilan Pemkab Gresik dalam meraih nilai A tersebut berkat kerja keras semua pihak dan adanya komitmen bersama dalam peningkatan akuntabilitas kinerja pada semua Organisasi, Perangkat Daerah (OPD). Mulai dari tingkat desa, kecamatan, perangkat daerah, sampai tingkat Sekretaris Daerah Pemkab Gresik.

Menurut ia, tiap tahun Pemkab Gresik terus membenahi sistem akuntabilitas pemerintahan. Awalnya Pemkab Gresik mendapatkan nilai C pada 2016, kemudian naik menjadi BB pada 2017. "Alhamdulillah pada penilaian tahun 2018 ini, kita mendapatkan penilaian A atau mendapat nilai tertinggi. Semoga tahun-tahun selanjutnya kita dapat mempertahankan kinerja yang sudah baik ini agar selalu tetap baik," katanya, didampingi Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik, Sutrisno.

Hal senada disampaikan Sekda Andhy Hendro Wijaya. "Pemkab Gresik berkomitmen meningkatkan akuntabilitas kinerja. Konsekuensinya, kami bertanggungjawab penuh dalam pelaksanaan pemerintahan. Pak Bupati beberapa kali memimpin langsung rapat pimpinan khusus bersama tim anggaran dan Kepala OPD untuk memberikan evaluasi setiap program yang diajukan oleh OPD. Bupati menguji dan mengevaluasi semua program yang diajukan OPD," paparnya.

Predikat Sakip dengan nilai A yang didapat saat ini menandakan Pemkab Gresik telah memiliki sistem manajemen kinerja yang lebih baik dan dapat diandalkan. Seluruh aspek dokumentatif telah terpenuhi, dan kualitas indikator kinerja telah berorientasi pada hasil.

Pimpinan tinggi instansi pemerintah telah menunjukkan kinerjanya dan melibatkan langsung dalam proses manajemen kinerja.

"Nilai A menunjukkan tingkat perbaikan dari tahun sebelumnya atas Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang semakin efisien. Semakin bagus nilainya, maka semakin efisien penggunaan anggaran terhadap hasil yang didapat dan dirasakan oleh masyarakat. Ke depan kami akan memacu agar efisiensi ini semakin baik, serta nilai yang didapat semakin baik pula," pungkasnya. (hud/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO