Senin, 19 Agustus 2019 18:06

Lapangan Stadion Yosonegoro Rusak Parah, Seleksi Porprov Gagal

Selasa, 29 Januari 2019 22:08 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: Anton Suroso
Lapangan Stadion Yosonegoro Rusak Parah, Seleksi Porprov Gagal
Kondisi lapangan di Stadion Yosonegoro pasca dipakai acara musik.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Seleksi pemain sepakbola dalam acara Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Jawa Timur 2019 dipastikan gagal digelar di Sadion Yosonegoro Magetan. Pasalnya, kondisi lapangan rusak parah.

Lapangan Yosonegoro yang kemarin sudah mulai rata karena dilakukan penambalan lubang oleh para pemain Persatuan Sepak Bola Magetan (Persemag), kini justru hancur hanya dalam waktu sehari. Ini karena adanya acara musik di lapangan.

"Ini rusak parah. Untuk memperbaikinya saja waktu setahun tidak cukup, karena banyak lubang dan rumputnya mati," kata Muhammad Agus Tolib, anggota Komite Eksekutif PSSI, Selasa (29/1).

Acara seleksi pemain yang seharusnya dilakukan Rabu (30/1) di lapangan Yosonegoro, harus dipindah ke lapangan lain. "Kita pindah ke lapangan lain. Kalau tidak di Angkasa, Maospati, atau Tanjung Sepreh," ujarnya.

Agus mengaku prihatin melihat kondisi lapangan Yosonegoro. Kendati berulang kali gagal lelang, lapangan kebanggaan Magetan tersebut tidak bisa digunakan untuk pertandingan liga apapun karena kerataan tanah yang tidak baik. "Tanahnya tidak rata," imbuhnya.

Sementara itu, di sisi lain, Koordinator Suporter Persatuan Sepakbola Magetan (Persemag) Dimas Jenggo Budi Sucipto mengaku sangat kecewa dengan keadaan lapangan Yosonegoro saat ini. Lapangan yang dia rawat bersama temannya berbulan-bulan lamanya hancur hanya dalam sehari saja.

"Saya sangat kecewa. Lapangan yang kita rawat berbulan-bulan hancur hanya dalam waktu sehari," ungkapnya.

Jenggo dan seluruh suporter merasa sakit hati karena impian lapangan Yosonegoro menjadi homebase kompetisi 2019 terancam gagal lagi. "Setelah seperti ini siapa yang tanggung jawab. Impian kita menjadi homebase kompetisi 2019 terancama gagal lagi," pungkasnya. (ton/rd)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...