Jumat, 19 April 2019 16:25

Trestle Pelabuhan Holcim Putus Dihantam Kapal Tongkang, Ini Penjelasan Perusahaan

Rabu, 23 Januari 2019 16:48 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Trestle Pelabuhan Holcim Putus Dihantam Kapal Tongkang, Ini Penjelasan Perusahaan
Kondisi pelabuhan khusus milik PT Holcim Indonesia usai ditabrak kapal tongkang.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Insiden putusnya trestle (jembatan penghubung) di area pelabuhan khusus PT Holcim Indonesia Tbk, yang berlokasi di Desa Glondonggede Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Selasa (22/1) malam kemarin, membuat pihak manajemen angkat bicara.

Melalui Corporate Communication East Java dan East Indonesia PT Holcim Indonesia, Indriani Siswati mengungkapkan, putusnya trestle pelabuhan itu akibat ditabrak kapal tongkang pengangkut batubara milik PT Semen Indonesia. Kapal itu terbawa arus setelah talinya putus.

“Kondisi cuaca yang buruk dan angin kencang (force major) menyebabkan terputusnya tali tali kapal di area Pelabuhan Khusus (Jetty) Holcim. Kegiatan operasional di area pelabuhan khusus diputuskan dihentikan sementara demi alasan keamanan,” tutur Indri sapaan akrabnya.

Akibat terputusnya area trestle sepanjang 150 meter, aktivitas operasional di area Pelabuhan khusus Holcim tidak dapat dilakukan. Selanjutnya, proses evakuasi telah dilakukan oleh Tim Rescue Holcim dan Semen Indonesia, BPBD Tuban, KUPP Brondong, dan Kepanduan Varia Usaha. Tidak ada korban jiwa maupun material batu bara yang tumpah dan mencemari wilayah laut.

“Kondisi dalam keadaan aman dan terkendali. Estimasi kerugian material masih dalam proses penyelidikan,” paparnya.

Indri menjelaskan, proses perbaikan akan segera diidentifikasi. Manajemen PT Holcim Indonesia selanjutnya segera menyiapkan alternatif solusi untuk memastikan tetap berjalannya proses operasional.

"Proses distribusi semen kepada para pelanggan tetap melakukan komunikasi berorientasi solusi dengan para pihak terkait. Mulai saat ini kami akan terus senantiasa membangun komunikasi yang positif dan hubungan baik dengan para pemangku kepentingan. Hal itu untuk memastikan kegiatan operasional yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar," bebernya. (gun/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 17 April 2019 10:19 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RABU 17 April 2019 telah beranjak dari gawe demokrasi yang amat besar bagi Republik ini. Pemilu untuk memilih capres-cawapres, caleg DPR RI maupun DPRD dan insan DPD bagi kepentingan kepemimpinan lima tahun mendatang telah usai. ...
Sabtu, 13 April 2019 11:40 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesun...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...