Senin, 19 Agustus 2019 11:35

Mahasiswa Unesa Kagumi Rumah Adat Taneyan Lanjhang Pamekasan

Sabtu, 19 Januari 2019 16:05 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Erry Sugianto
Mahasiswa Unesa Kagumi Rumah Adat Taneyan Lanjhang Pamekasan
Mahasiwa Unesa ketika di Taniyan Lanjhang Dusun Buddagan, Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jumat (18-19/1).

PAMEKASAN, BANGSAONLONE.com - Taniyan Lanjhang yang merupakan rumah adat di Madura, khususnya di Kabupaten Pamekasan mendapatkan perhatian dari sekelompok mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Jurusan Seni Rupa. Mereka mengunjungi rumah adat Taniyan Lanjhang yang berada di dusun Buddagan, Desa Larangan Luar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jumat (18-19/1).

Ketua komunitas Batik (Kibas) Jawa Timur, Lintu Yulistiantoro yang mendampingi para mahasiswa tersebut mengatakan, mereka datang untuk mengisi liburan sekaligus mengeksplor budaya yang ada di Taneyan Lanjhang Pamekasan. Mulai dari bangunan rumah, makanan, dan lingkungan sekitar.

"Mereka mempunyai ketertarikan pada budaya, khususnya budaya Madura. Jadi saya ajak liburan ke Taneyan Lanjhang," jelas Lintu.

Lintu juga menyampaikan, kedatangan mereka untuk mempersiapkan kegiatan Malam Budaya Taneyan Lanjhang yang akan dilaksanakan bulan Juli 2019 mendatang.

"Sekarang mereka mengeksplorasi, dan hasilnya akan dibahas di Surabaya. Selain acara Malam Budaya, juga nantinya akan dikemas pasar kuliner Taneyan Lanjhang," tuturnya.

Satria Wicaksana, salah satu mahasiswa semester akhir Unesa mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru di Taneyan Lanjhang. "Banyak pelajaran dan pengalaman yang tidak didapat di Surabaya. Suasana penuh kekeluargaan masyarakat, sopan santun, tata krama, dan batasan suatu wilayah bisa berupa norma, tidak hanya berupa bangunan fisik," ujar Satria yang cukup kerasan tinggal di Taniyan Lanjhang.

Satria juga mengiyakan bahwa hasil eksplorasi Taniyan Lanjhang akan dimatangkan di Surabaya untuk kesuksesan Malam Budaya Taneyan Lanjhang dan pasar kuliner yang akan dilaksanakan pada bulan Juli tersebut.

Selama berada di Taniyan Lanjhang, para mahasiswa ini mempelajari budaya, adat istiadat yang ada di Taniyan Lanjhang, serta menikmati suasana penuh kekeluargaan dan juga merasakan kuliner makanan khas masyarakat Madura. (err/ns)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...