Minggu, 29 November 2020 17:58

Mahasiswa Unesa Kagumi Rumah Adat Taneyan Lanjhang Pamekasan

Sabtu, 19 Januari 2019 16:05 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Erry Sugianto
Mahasiswa Unesa Kagumi Rumah Adat Taneyan Lanjhang Pamekasan
Mahasiwa Unesa ketika di Taniyan Lanjhang Dusun Buddagan, Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jumat (18-19/1).

PAMEKASAN, BANGSAONLONE.com - Taniyan Lanjhang yang merupakan rumah adat di Madura, khususnya di Kabupaten Pamekasan mendapatkan perhatian dari sekelompok mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Jurusan Seni Rupa. Mereka mengunjungi rumah adat Taniyan Lanjhang yang berada di dusun Buddagan, Desa Larangan Luar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jumat (18-19/1).

Ketua komunitas Batik (Kibas) Jawa Timur, Lintu Yulistiantoro yang mendampingi para mahasiswa tersebut mengatakan, mereka datang untuk mengisi liburan sekaligus mengeksplor budaya yang ada di Taneyan Lanjhang Pamekasan. Mulai dari bangunan rumah, makanan, dan lingkungan sekitar.

"Mereka mempunyai ketertarikan pada budaya, khususnya budaya Madura. Jadi saya ajak liburan ke Taneyan Lanjhang," jelas Lintu.

Lintu juga menyampaikan, kedatangan mereka untuk mempersiapkan kegiatan Malam Budaya Taneyan Lanjhang yang akan dilaksanakan bulan Juli 2019 mendatang.

"Sekarang mereka mengeksplorasi, dan hasilnya akan dibahas di Surabaya. Selain acara Malam Budaya, juga nantinya akan dikemas pasar kuliner Taneyan Lanjhang," tuturnya.

Satria Wicaksana, salah satu mahasiswa semester akhir Unesa mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru di Taneyan Lanjhang. "Banyak pelajaran dan pengalaman yang tidak didapat di Surabaya. Suasana penuh kekeluargaan masyarakat, sopan santun, tata krama, dan batasan suatu wilayah bisa berupa norma, tidak hanya berupa bangunan fisik," ujar Satria yang cukup kerasan tinggal di Taniyan Lanjhang.

Satria juga mengiyakan bahwa hasil eksplorasi Taniyan Lanjhang akan dimatangkan di Surabaya untuk kesuksesan Malam Budaya Taneyan Lanjhang dan pasar kuliner yang akan dilaksanakan pada bulan Juli tersebut.

Selama berada di Taniyan Lanjhang, para mahasiswa ini mempelajari budaya, adat istiadat yang ada di Taniyan Lanjhang, serta menikmati suasana penuh kekeluargaan dan juga merasakan kuliner makanan khas masyarakat Madura. (err/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Sabtu, 28 November 2020 15:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...