Kamis, 16 Juli 2020 22:38

Pembenahan Rumah Terdampak Puting Beliung di Tulangan Tuntas Hari Ini

Minggu, 13 Januari 2019 20:56 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Pembenahan Rumah Terdampak Puting Beliung di Tulangan Tuntas Hari Ini
Atap salah satu rumah warga yang terdampak puting beliung tengah dibenahi.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Nur Hasan tidak bisa menikmati hari liburnya. Bersama sang istri, warga desa Sudimoro, Tulangan itu harus membersihkan rumahnya. Pasalnya, dua hari yang lalu, angin kencang menyapu atap rumahnya. Asbes pun hancur.

Di ruang tengah, masih tampak pecahan asbes. TV serta lemari pun masih berada di luar ruangan. "Ini harus dibersihkan dulu setelah itu baru ditata lagi," jelasnya saat ditemui, Minggu (13/1).

Bencana puting beliung itu meninggalkan bekas trauma. Pasalnya saat kejadian, dia tengah berada di ruang tengah bersama anaknya yang masih bayi. Saat hujan deras disertai angin kencang, pria 40 tahun itu sempat keluar rumah. "Ada bunyi keras di luar. Pas keluar angin tampak memutar," jelasnya.

Bergegas Hasan masuk ke dalam rumah. Dia langsung menggendong anaknya ke halaman belakang. "Seketika ada bunyi brak. Asbes hancur. Angin kencang langsung hilang," paparnya.

Atap rumah yang tersapu angin itu sudah diganti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo. Untuk sementara ditutup dengan terpal. Dia mengatakan, hari ini pembenahan kembali dilanjutkan. "Janjinya ditutup asbes hari ini," ucapnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Sidoarjo Dwidjo Prawito menjelaskan, hari ini merupakan batas akhir pembenahan rumah warga. Mayoritas bangunan yang terdampak sudah diperbaiki. "Pembenahan dibantu TNI dan warga," jelasnya.

Menurut Dwidjo perbaikan rumah warga tidak perlu menunggu Bantuan sosial Tidak Terduga (BTT). Lantaran kerusakan yang dialami masuk kategori ringan. Pihaknya memberikan bantuan bahan material. Berupa asbes dan terpal. "Pembenahan lebih cepat tinggal memasang asbes," ujarnya.

Potensi bencana di Kota delta masih tinggi. Tahun lalu tiga kali puting beliung menerjang Sidoarjo. Yakni tanggal 24 November di Waru Dusun Ambeng-ambeng dan Desa Ngingas. Total 38 rumah terdampak. Selang satu bulan angin kembali mengamuk di desa Semambung, Desa Pabean, dan Desa Sedati Gede. Total 21 rumah rusak. Di akhir tahun, tepatnya tanggal 18 November, angin kencang menerjang delapan desa di Tulangan. Sebanyak 458 rumah rusak.

Dwidjo menjelaskan, saat ini Sidoarjo masih berstatus siaga bencana. Puncaknya pada bulan April. "Kami minta warga tetap waspada," pungkasnya. (cat/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 16 Juli 2020 20:24 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Bunga lampion atau yang juga dikenal dengan mawar venezuela ini ternyata dapat tumbuh subur dan mekar di Kota Surabaya. Padahal, di tempat aslinya, pohon ini tumbuh di hutan dengan suhu sekitar 19-25 derajat celcius.Menar...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Rabu, 15 Juli 2020 12:17 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...