PEPC mengelola Proyek Pengembangan Gas Lapangan Unitisasi J-TB yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan efisiensi Capex dari semula 2,2 Miliar USD menjadi 1,547 Miliar USD. Unit GPF yang mencapai 1 Jam Kerja Selamat tersebut nantinya ditargetkan untuk menghasilkan sales gas dengan rata-rata produksi 192 MMSCFD.
Pada kesempatan tersebut, turut dilakukan Pembukaan Bulan K3 Nasional yang mengambil tema “Wujudkan Kemandirian Masyarakat Indonesia Berbudaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk Mendukung Stabilitas Ekonomi Nasional”.
Menyambut bulan K3, Firman Arif mengungkapkan, PEPC sebagai operatur tunggal J-TB juga mengemban 10 Langkah Prioritas Hulu yang melingkupi upaya peningkatan budaya keselamatan kerja.
“Dalam melakukan eksplorasi dan penyaluran minyak dan gas, PEPC telah menerapkan Sistem Manajemen HSSE, risk assessment/hazard analysis sejak awal kegiatan operasi serta mengikuti Audit Lingkungan Hidup,” imbuh Firman Arif.
Firman juga memberikan selamat kepada manajemen dan pekerja Proyek J-TB atas Pencapaian 1 Juta Jam Kerja Selamat dalam pekerjaan Proyek Jambaran-Tiung Biru serta mengungkapkan terima kasih kepada Dinas Perindustrian Dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro, SKK Migas, Konsorsium RJJ, juga seluruh pihak yang telah mendukung proyek J-TB hingga dapat mencapai milestones.
“Ke depan kami juga tetap meminta dukungan pihak-pihak terkait dalam realisasi proyek J-TB, mengingat masih banyak pekerjaan yang harus dilaksanakan dan tantangan yang harus dilalui,” pungkas Firman. (nur/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




