Selasa, 14 Juli 2020 18:05

Izin Proyek Basement RS di Jalan Gubeng Dicabut, Wisnu: Pemkot akan Lebih Detil Awasi Perizinan

Senin, 07 Januari 2019 22:40 WIB
Editor: Rosihan Choirul Anwar
Wartawan: Maulana
Izin Proyek Basement RS di Jalan Gubeng Dicabut, Wisnu: Pemkot akan Lebih Detil Awasi Perizinan
Wakil Wali Kota Surabaya, Wisnu Sakti Buana.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Amblesnya Jalan Raya Gubeng berimbas ganda. Selain ada kerusakan fasilitas umum dan ditetapkannya dua tersangka atas kejadian itu, pembangunan basement Rumah Sakit (RS) Siloam oleh PT Nusa Konstruksi Enjiniring (NKE) ternyata juga dicabut.

Meski proses recovery sudah dilakukan dan bisa difungsikannya kembali jalan tersebut, Pemkot Surabaya mengambil sikap mencabut izin pembangunan basement RS Siloam. Sebagai konsekuensinya, sisi barat Jalan Raya Gubeng yang sudah telanjur digali untuk rencana pembangunan basement harus diuruk kembali, atau dikembalikan sebagaimana sebelum penggalian.

“Proyek basementnya sudah diuruk kembali, tanahnya dikembalikan ke posisi awal,” ungkap wakil wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana, Senin (7/1).

Langkah penyetopan izin itu, kata Wisnu Sakti, sebagai langkah tegas dari Pemkot Surabaya. Menurutnya, jika ranah pidana penanganannya di Polda Jatim, pemkot memiliki kewenangan dalam hal administrasi, yakni mencabut izin pengerjaan proyek itu.

Dikatakannya, keputusan ini sebagai sanksi tegas atas kelalaian kontraktor dalam menjalankan pelaksanaan konstruksi. “Jadi kalau mereka mau membangun lagi, maka seluruh perizinan harus dimulai dari awal, mulai nol lagi,” tegas Wisnu. Izin ini sendiri meliputi izin lingkungan, izin analisa dampak lingkungan dan lalu lintas, dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Hanya saja, lanjut Wisnu, pemkot tidak akan mudah untuk memberikan izin lagi. Pemkot Surabaya akan melakukan peninjauan lebih detail, mulai dari perencanaan hingga kondisi tanah di lapangan. Ia menyatakan hal itu sebagai langkah antisipasi agar kejadian jalan ambles tidak terjadi kembali.

“Bisa diizinkan, bisa juga tidak. Nanti akan ada evaluasi. Karena penyebabnya sampai jalan ambles kemarin kan ada kesalahan pelaksanaan, maka kita akan lebih ketat,” imbuh Wisnu.

Disinggung adanya mafia perizinan di Pemkot Surabaya, politikus PDIP ini mengatakan menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk mengusut dugaan itu. Namun secara birokrasi ia menegaskan bahwa semua sudah dijalankan sesuai prosedur. Ia yakin tidak akan ada yang salah dengan izin yang dikeluarkan. (lan/yul/ros)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 13 Juli 2020 22:40 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...