Jumat, 23 Agustus 2019 09:07

Izin Proyek Basement RS di Jalan Gubeng Dicabut, Wisnu: Pemkot akan Lebih Detil Awasi Perizinan

Senin, 07 Januari 2019 22:40 WIB
Editor: Rosihan Choirul Anwar
Wartawan: Maulana
Izin Proyek Basement RS di Jalan Gubeng Dicabut, Wisnu: Pemkot akan Lebih Detil Awasi Perizinan
Wakil Wali Kota Surabaya, Wisnu Sakti Buana.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Amblesnya Jalan Raya Gubeng berimbas ganda. Selain ada kerusakan fasilitas umum dan ditetapkannya dua tersangka atas kejadian itu, pembangunan basement Rumah Sakit (RS) Siloam oleh PT Nusa Konstruksi Enjiniring (NKE) ternyata juga dicabut.

Meski proses recovery sudah dilakukan dan bisa difungsikannya kembali jalan tersebut, Pemkot Surabaya mengambil sikap mencabut izin pembangunan basement RS Siloam. Sebagai konsekuensinya, sisi barat Jalan Raya Gubeng yang sudah telanjur digali untuk rencana pembangunan basement harus diuruk kembali, atau dikembalikan sebagaimana sebelum penggalian.

“Proyek basementnya sudah diuruk kembali, tanahnya dikembalikan ke posisi awal,” ungkap wakil wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana, Senin (7/1).

Langkah penyetopan izin itu, kata Wisnu Sakti, sebagai langkah tegas dari Pemkot Surabaya. Menurutnya, jika ranah pidana penanganannya di Polda Jatim, pemkot memiliki kewenangan dalam hal administrasi, yakni mencabut izin pengerjaan proyek itu.

Dikatakannya, keputusan ini sebagai sanksi tegas atas kelalaian kontraktor dalam menjalankan pelaksanaan konstruksi. “Jadi kalau mereka mau membangun lagi, maka seluruh perizinan harus dimulai dari awal, mulai nol lagi,” tegas Wisnu. Izin ini sendiri meliputi izin lingkungan, izin analisa dampak lingkungan dan lalu lintas, dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Hanya saja, lanjut Wisnu, pemkot tidak akan mudah untuk memberikan izin lagi. Pemkot Surabaya akan melakukan peninjauan lebih detail, mulai dari perencanaan hingga kondisi tanah di lapangan. Ia menyatakan hal itu sebagai langkah antisipasi agar kejadian jalan ambles tidak terjadi kembali.

“Bisa diizinkan, bisa juga tidak. Nanti akan ada evaluasi. Karena penyebabnya sampai jalan ambles kemarin kan ada kesalahan pelaksanaan, maka kita akan lebih ketat,” imbuh Wisnu.

Disinggung adanya mafia perizinan di Pemkot Surabaya, politikus PDIP ini mengatakan menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk mengusut dugaan itu. Namun secara birokrasi ia menegaskan bahwa semua sudah dijalankan sesuai prosedur. Ia yakin tidak akan ada yang salah dengan izin yang dikeluarkan. (lan/yul/ros)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 21 Agustus 2019 17:27 WIB
BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata di Indonesia tidak hanya Bali, Lombok, ataupun Jogjakarta. Masih banyak destinasi wisata lain dengan panorama yang tidak kalah indah, salah satunya adalah Lampung. Letaknya yang berada di ujung Pulau Sumate...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...