Minggu, 20 Januari 2019 23:19

Pesisir Selatan Blitar Tak Masuk Program Pemasangan Alat Deteksi Tsunami

Jumat, 04 Januari 2019 14:30 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Akina Nur Alana
Pesisir Selatan Blitar Tak Masuk Program Pemasangan Alat Deteksi Tsunami
Heru Irawan, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Meski memiliki garis pantai yang cukup panjang, Kabupaten Blitar ternyata tidak masuk dalam program pemasangan 20 alat pendeteksi tsunami oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Hal ini diungkapkan kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar Heru Irawan.

Menurut Heru, kepastian ini diperoleh usai diundang oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) beberapa pekan lalu. Pertemuan ini terkait persiapan pemasangan 20 alat pendeteksi tsunami.

"Pada pertemuan itu dijelaskan, akan ada 20 alat pendeteksi tsunami yang akan dipasang. Namun tidak satu pun yang akan dipasang di wilayah pesisir selatan Kabupaten Blitar," jelas Heru Irawan, Jumat (4/1/2019).

Heru menambahkan, pemasangan 20 alat pendeteksi tsunami dipasang lurus dengan daerah Bantul. Sementara arah ke timur, dipasang lurus dengan Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Kalau di sebelah selatan paling dekat dengan Blitar adalah lurus dengan daerah Bantul. Kalau yang ke timur itu di NTB. Memang jaraknya jauh karen jumlahnya cuma 20. Itupun program pemerintah pusat ya, kami hanya diberi informasi saja," paparnya.

Meski tidak memiliki alat pendeteksi tsunami, pihaknya meminta masyarakat tidak khawatir dan terpancing isu terkait bencana alam yang belum tentu kebenarannya. Namun, dengan beberapa kejadian tsunami yang melanda Indonesia tahun 2018, pihaknya mengimbau masyarakat tetap waspada. Utamanya warg yang sehari-hari beraktivitas di sekitar pesisir pantai Selatan. Seperti wisatawan, nelayan, dan para pedagang.

"Imbauan kami tetap jangan terpancing isu. Namun juga harus tetap waspada karena kita tidak tau datangnya bencana," pungkasnya. (ina/dur)

Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Rabu, 16 Januari 2019 09:58 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*17 JANUARI 2019 diagendakan pagelaran akbar berdemokrasi yang konon dinanti banyak orang. Konon saja mengingat situasinya sudah dipahami oleh khalayak mengenai materi yang diperbincangkan, bukan yang diperdebatkan. Inilah pe...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...