Rabu, 27 Januari 2021 14:27

Juara Renang Nasional Dibunuh Pacar, Leher Ditusuk 30 Kali

Kamis, 27 Desember 2018 19:21 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: --
Juara Renang Nasional Dibunuh Pacar, Leher Ditusuk 30 Kali
cantik dan seksi. foto: mirror.co.uk

BANGSAONLINE.com – Atlet perenang Rusia, Safia Askarova (16), peraih medali perak kejuaraan nasional Rusia, memutus cintanya dengan sang pacar, Nikita Malygin (16). Tak terima, dan dibakar api cemburu akibat diputus, Nikita nekat menusuk leher Safia. Tidak hanya sekali, Nikita melakukan penusukan sebanyak 30 kali dengan belati. Pembunuhan ini terjadi di kota kelahiran Safia, Tolyatti, Rusia.

Safia sempat mengatakan kepada temannya, ingin berkonsetrasi mengejar prestasi renang hingga olimpiade. Untuk itu, dia memutus pacarnya, Nikita. Nikita sendiri adalah atlet renang, namun prestasinya tak semoncer Safia.

(RETAKNYA ASMARA BERBUAH PETAKA, BACA INI: Jalani Sidang Cerai, Istri dan Selingkuhan Ditembak Mati Suami Saat Pengadilan Berlangsung)

Nikita mengira, ada pria lain. Dia pun cemburu, dan membunuh Safia, dengan menusukkan belati di leher sebanyak 30 kali, di dada, dan perut. “Dia itu main selingkuh. Makanya, saya diputus,” kata Nikita kepada temannya.

Peristiwa itu terjadi saat keduanya bertemu kembali usai putus. Dalam pertemuan itu, Nikita menginginkan kembali merajut hubungan lagi dengan Safia, tapi Safia menegaskan ingin fokus karirnya. Begitu harapannya kandas, Nikita langsung marah, dan menikam Safia. Saat melakukan pembunuhan itu, Nikita berteriak: “Pergilah ke neraka!”

(CARILAH PACAR GAK CEMBURUAN, KALAU TAK INGIN BERNASIB SEPERTI INI: Selama 9 Jam Diperkosa dan Dipukuli Sang Mantan yang Cemburu)

Nikita berkata kepada polisi, “Dia mencoba melarikan diri, tetapi saya terus menikamnya. Saya membuang pisau di dekat Safia. Pada awalnya saya tidak menyadari apa yang telah saya lakukan. Saya baru menyadarinya dalam perjalanan pulang.”

Safia, perenang gaya kupu-kupu meraih runner-up di Kejuaraan Pemuda all-Rusia 2017, dan baru-baru ini terjun di turnamen Renang Reserves of Russia. Dia dilaporkan memberi tahu orangtuanya, akan bertemu Nikita Malygin, temannya di sekolah olahraga Olimpiade.

(PERLU MIKIR 20 KALI JIKA CARI PACAR BINARAGA DAN BERBADAN KEKAR. INI CONTOHNYA: Cemburu, Binaragawan Kepruki Pacar dengan Kursi selama 40 Menit sampai Klenger)

Mayat Safia ditemukan pukul 22.00 waktu setempat pada 23 Desember lalu. Dan sebuah pisau ditemukan di tempat kejadian, sebuah bangunan tua. Nikita Malygin segera ditahan, setelah mayat Safia ditemukan.

Perhiasan dan ponselnya hilang, kata detektif. Malygin mengaku melakukan pembunuhan: "Kami berdiri di sana dan berbicara. Saya ingin kita tetap bersama. Dia mengatakan bahwa kami harus berpisah. Saya mencoba membujuknya."

Sumber: mirror.co.uk
Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...