Minggu, 18 Agustus 2019 23:08

HNSI Pacitan Bentuk Kepengurusan Ranting di Lima Kecamatan

Rabu, 26 Desember 2018 19:40 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
HNSI Pacitan Bentuk Kepengurusan Ranting di Lima Kecamatan
Kegiatan rapat HNSI Pacitan.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Menjelang tutup tahun, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cabang Pacitan membentuk kepengurusan sampai di level kecamatan.

Ketua HNSI Cabang Pacitan, Damhudi mengatakan, saat ini sudah terbentuk kepengurusan ranting di lima kecamatan. Masing-masing, Kecamatan Pacitan, Kebonagung, Ngadirojo, Pringkuku dan Donorojo. "Melalui HNSI kami bisa merangkul semua nelayan, baik nelayan tradisional, nelayan lokal, nelayan andon, maupun para pelaku perikanan. Siapa pun yang bergerak di dunia perikanan tidak ada batasan-batasan tertentu. HNSI harus mampu menjembatani nelayan dengan pemerintah maupun dengan pemangku kebijakan yang lain," katanya, Rabu (26/12).

Damhudi menyatakan akan berupaya menjadikan HNSI sebagai wadah yang menjembatani permasalahan nelayan bawah, dalam hal ini ranting-ranting, agar bisa tersalurkan ke DPC dan segera ditindak lanjuti. "Terkait dengan nelayan andon, kami telah berusaha tetap bersinergi dengan mempersiapkan kebutuhan-kebutuhan mereka dan tetap harus memulai proses dengan mempersiapkan administrasi sesuai dengan ketentuan sebagai nelayan andon," jelasnya.

Sementara Imam Haryono, Dewan Penasihat DPC HNSI Pacitan menegaskan bahwa saat ini HNSI adalah sebuah organisasi yang resmi dan legal. "Setiap organisasi yang resmi dan legal diakui oleh pemerintah dan sudah mempunyai AD dan ART baik SK di pusat maupun kabupaten," timpalnya.

"Bumi laut dan daratan dikuasai oleh negara. Kami mengucapkan selamat kepada HNSI Pacitan yang bisa terbentuk sampai ke ranting-ranting dan dapat memanfaatkan laut maupun darat untuk kesejahteraan masyarakat, terutama masyarakat di Pacitan. Kita harus pintar membaca fenomena alam yang ada di lautan karena cuaca sangat ekstrem yang setiap saat bisa berubah dan bisa menimbulkan bencana. Untuk itu, kami minta kepada HNSI agar selalu memberikan informasi-informasi tentang cuaca kepada nelayan dan keluarga para nelayan," pesan Imam.

Sementara itu, Salim, Staf UPT P2SKP Tamperan berharap HNSI bisa menampung keinginan para nelayan yang ada di Pacitan. "Bagi para pengusaha perikanan yang mendatangkan nelayan andon agar melengkapi surat-suratnya. Diharapkan agar mudah untuk memantau maupun mengetahui jumlah nelayan andon yang ada di Pacitan," tegasnya.

Sedangkan Kepala Dinas Perikanan Pacitan M. Yunus meminta agar HNSI turut membantu memberikan sosialisasi antisipasi pencegahan bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Sebab saat ini sebagian besar nelayan di Pacitan berada dan bertempat tinggal di sepanjang pantai. "Yang perlu dipersiapkan apabila terjadi bencana, yaitu surat-surat berharga dalam satu tas dan kebutuhan sewaktu mengungsi, sehingga saat bencana terjadi sewaktu-waktu, kita sudah siap," pesannya.

Yunus juga memaparkan kedatangan nelayan andon, yang menurutnya memberikan dampak positif dan segi negatif. "Karena itu memang harus pandai-pandai menyikapinya. Kita akui untuk nelayan andon lebih pandai dari nelayan lokal karena mereka sudah memakai alat yang modern. Ini tugas HNSI untuk bisa meningkatkan kemampuan nelayan lokal," pungkasnya. (yun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...