Sabtu, 31 Oktober 2020 20:53

Kena Sanksi Larangan Main di Liga 2, PS Mojokerto Putra Menilai Putusan Komdis PSSI Ngawur

Rabu, 26 Desember 2018 17:09 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Soffan Soffa
Kena Sanksi Larangan Main di Liga 2, PS Mojokerto Putra Menilai Putusan Komdis PSSI Ngawur
Konferensi pers digelar oleh pihak PSMP bersama supporter. (foto: soffan soffa/ bangsaonline)

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Komite Disiplin (Komdis) PSSI memutuskan melarang PS Mojokerto Putra (PSMP) ikut dalam pertandingan Liga 2 tahun 2019. Hal ini merupakan imbas kecurangan (match fixing) pada laga tandang melawan Aceh United pada 19 November 2018 lalu.

Terkait hal ini dinilai, pihak manajemen PSMP menilai putusan Komdis PSSI Ngawur. Hal itu seperti disampaikan kuasa hukum PSMP, M. Soleh dalam konferensi persnya di Gedung KONI Kabupaten Mojokerto, Rabu (26/12). “Putusan Komdis PSSI harusnya berdasar pada fakta yang ada dan tidak bertentangan dengan Kode Disiplin yang ada yakni mendengar pendapat dari pihak yang dituduh melakukan kesalahan atau hak pembelaan,” terangnya.

(M. Soleh)

Dalam kasus ini, kata Soleh, ada kelemahan di antaranya sebelum keputusan diambil, dari pihak PSMP sama sekali tidak pernah dimintai keterangan terkait masalah yang dipersoalkan. "Jelas sekali hal ini sangat bertentangan dengan Pasal 92 ayat (1)," katanya.

"Untuk kelemahan yang lain yakni seperti pada Pasal 72 ayat (5) bahwa Klub atau Badan yang terbukti secara sistematis melakukan konspirasi mengubah hasil pertandingan sebagai dimaksud pada ayat (1), dalam pertandingan yang dinyatakan ada kecurangan apakah benar atas perintah dari pihak klub apa tidak, pihak PSSI pun tidak bisa membuktikan," tambahnya.

Untuk itu, pihak manajemen akan melakukan upaya Banding kepada Komite Banding PSSI. Diharapkan dari upaya tersebut dapat membatalkan putusan Komite Disiplin PSSI tersebut dan merehabilitasi nama baik PS Mojokerto Putra.

Seperti diinformasikan, bahwa sesuai putusan Komdis PSSI Nomer 106/L2/SK/KD-PSSI/XII2018, PSMP terkena sanksi tidak boleh main dalam kompetisi Liga 2 tahun 2019.

Selain itu Komdis juga memberikan sanksi kepada pemain PSMP yakni Krisna Adi Darma yang dinilai secara sengaja tidak melakukan tendangan penalti secara sempurna. Krisna Adi Darma dihukum larangan main dalam laga yang diadakan PSSI selama seumur hidup. (sof/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Sabtu, 31 Oktober 2020 19:03 WIB
BATU, BANGSAONLINE.com - Libur cuti bersama menyambung akhir pekan (Long Weekend) Oktober 2020 ini dimanfaatkan masyarakat mengunjungi beberapa tempat wisata. Salah satunya di Kota Wisata Batu.Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pun memantau la...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Sabtu, 31 Oktober 2020 10:28 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...