Kamis, 17 Oktober 2019 08:21

Setiap Hari Minta Oral Seks, Istri Gugat Suaminya yang Dokter ke Mahkamah Agung

Rabu, 28 November 2018 23:36 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: --
Setiap Hari Minta Oral Seks, Istri Gugat Suaminya yang Dokter ke Mahkamah Agung
Derita perempuan yang dipaksa mengulum. foto: mirror.co.uk

NEW DELHI, BANGSAONLINE.com - Seorang istri menggugat suaminya ke pengadilan, gara-gara selalu dipaksa melakukan seks oral selama empat tahun pernikahan.

Wanita itu menikahi suaminya yang berprofesi sebagai dokter pada tahun 2014. Ia mengaku tertekan dminta melakukan aktivitas seks yang dia pandang "tidak wajar".

Dalam upaya agar suaminya dihukum, sang istri berjuang sampai ke Mahkamah Agung di New Delhi, India. Di sana, para pengacaranya mengklaim bahwa oral seks adalah "seks yang merusak tatanan alam" - tuduhan ini diakui berdasarkan Bagian 377 hukum India. Mereka juga mengklaim wanita dipermalukan ketika suaminya merekam istrinya sendiri saat mengulum penis.

Aparna Bhat salah satu pengacara, mengungkapkan bahwa suami korban tidak mampu memahami keberatan istrinya yang sebenarnya menolak untuk melakukan oral seks. Demikian dilaporkan Times India. "Sang suami memperlakukan istrinya dengan "bejat". Dia dipaksa untuk melakukan itu dalam ancaman dan kekerasan fisik,” katanya.

Surat kabar itu melaporkan bahwa pasangan itu telah bertunangan sejak 2002, ketika dia berusia 15 tahun.

Kasus ini didengar lima hakim di Mahkamah Agung, yang memutuskan bahwa seks oral dan anal antara suami dan istri adalah hal yang "tidak wajar". Namun keputusan Mahkamah Agung juga menjadi simalakama, karena seks anal juga dilakukan kalangan gay. Aktivis gay pun menggelar demo agar membatalkan pasal 377 undang-undang tentang seks yang tidak wajar.

Meski begitu, Hakim D Y Chandrachud akhirnya memutuskan sang istri tidak memenuhi persyaratan untuk menuntut suami dengan pasal 377 atas tuduhan seks oral yang dinilai melawan tatanan alam.

Sang istri pun mengajukan banding.

Aktivis LGBT India uang memrotes pasal 377 dikeluarkan dari UU hukum India. 

Sumber: mirror.co.uk
Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...