Selasa, 11 Desember 2018 04:03

Setiap Hari Minta Oral Seks, Istri Gugat Suaminya yang Dokter ke Mahkamah Agung

Rabu, 28 November 2018 23:36 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: --
Setiap Hari Minta Oral Seks, Istri Gugat Suaminya yang Dokter ke Mahkamah Agung
Derita perempuan yang dipaksa mengulum. foto: mirror.co.uk

NEW DELHI, BANGSAONLINE.com - Seorang istri menggugat suaminya ke pengadilan, gara-gara selalu dipaksa melakukan seks oral selama empat tahun pernikahan.

Wanita itu menikahi suaminya yang berprofesi sebagai dokter pada tahun 2014. Ia mengaku tertekan dminta melakukan aktivitas seks yang dia pandang "tidak wajar".

Dalam upaya agar suaminya dihukum, sang istri berjuang sampai ke Mahkamah Agung di New Delhi, India. Di sana, para pengacaranya mengklaim bahwa oral seks adalah "seks yang merusak tatanan alam" - tuduhan ini diakui berdasarkan Bagian 377 hukum India. Mereka juga mengklaim wanita dipermalukan ketika suaminya merekam istrinya sendiri saat mengulum penis.

Aparna Bhat salah satu pengacara, mengungkapkan bahwa suami korban tidak mampu memahami keberatan istrinya yang sebenarnya menolak untuk melakukan oral seks. Demikian dilaporkan Times India. "Sang suami memperlakukan istrinya dengan "bejat". Dia dipaksa untuk melakukan itu dalam ancaman dan kekerasan fisik,” katanya.

Surat kabar itu melaporkan bahwa pasangan itu telah bertunangan sejak 2002, ketika dia berusia 15 tahun.

Kasus ini didengar lima hakim di Mahkamah Agung, yang memutuskan bahwa seks oral dan anal antara suami dan istri adalah hal yang "tidak wajar". Namun keputusan Mahkamah Agung juga menjadi simalakama, karena seks anal juga dilakukan kalangan gay. Aktivis gay pun menggelar demo agar membatalkan pasal 377 undang-undang tentang seks yang tidak wajar.

Meski begitu, Hakim D Y Chandrachud akhirnya memutuskan sang istri tidak memenuhi persyaratan untuk menuntut suami dengan pasal 377 atas tuduhan seks oral yang dinilai melawan tatanan alam.

Sang istri pun mengajukan banding.

Aktivis LGBT India uang memrotes pasal 377 dikeluarkan dari UU hukum India. 

Sumber: mirror.co.uk
Jumat, 07 Desember 2018 13:40 WIB
Oleh: Muchammad Toha*Terlalu pagi saya mendarat di Bandara Hang Nadim, karena untuk sampai di Batam tanpa transit di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng Jakarta dapatnya pesawat pagi. Maka, cukup alasan hotel untuk tidak memberikan kamar pada saya. Bah...
Senin, 03 Desember 2018 14:30 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  Waja’alnaa allayla waalnnahaara aayatayni famahawnaa aayata allayli waja’alnaa aayata alnnahaari mubshiratan litabtaghuu fadhlan min rabbikum walita’lamuu ‘adada alssiniina waalhisaaba wak...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...