Jumat, 19 April 2019 16:29

Setiap Hari Minta Oral Seks, Istri Gugat Suaminya yang Dokter ke Mahkamah Agung

Rabu, 28 November 2018 23:36 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: --
Setiap Hari Minta Oral Seks, Istri Gugat Suaminya yang Dokter ke Mahkamah Agung
Derita perempuan yang dipaksa mengulum. foto: mirror.co.uk

NEW DELHI, BANGSAONLINE.com - Seorang istri menggugat suaminya ke pengadilan, gara-gara selalu dipaksa melakukan seks oral selama empat tahun pernikahan.

Wanita itu menikahi suaminya yang berprofesi sebagai dokter pada tahun 2014. Ia mengaku tertekan dminta melakukan aktivitas seks yang dia pandang "tidak wajar".

Dalam upaya agar suaminya dihukum, sang istri berjuang sampai ke Mahkamah Agung di New Delhi, India. Di sana, para pengacaranya mengklaim bahwa oral seks adalah "seks yang merusak tatanan alam" - tuduhan ini diakui berdasarkan Bagian 377 hukum India. Mereka juga mengklaim wanita dipermalukan ketika suaminya merekam istrinya sendiri saat mengulum penis.

Aparna Bhat salah satu pengacara, mengungkapkan bahwa suami korban tidak mampu memahami keberatan istrinya yang sebenarnya menolak untuk melakukan oral seks. Demikian dilaporkan Times India. "Sang suami memperlakukan istrinya dengan "bejat". Dia dipaksa untuk melakukan itu dalam ancaman dan kekerasan fisik,” katanya.

Surat kabar itu melaporkan bahwa pasangan itu telah bertunangan sejak 2002, ketika dia berusia 15 tahun.

Kasus ini didengar lima hakim di Mahkamah Agung, yang memutuskan bahwa seks oral dan anal antara suami dan istri adalah hal yang "tidak wajar". Namun keputusan Mahkamah Agung juga menjadi simalakama, karena seks anal juga dilakukan kalangan gay. Aktivis gay pun menggelar demo agar membatalkan pasal 377 undang-undang tentang seks yang tidak wajar.

Meski begitu, Hakim D Y Chandrachud akhirnya memutuskan sang istri tidak memenuhi persyaratan untuk menuntut suami dengan pasal 377 atas tuduhan seks oral yang dinilai melawan tatanan alam.

Sang istri pun mengajukan banding.

Aktivis LGBT India uang memrotes pasal 377 dikeluarkan dari UU hukum India. 

Sumber: mirror.co.uk
Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 17 April 2019 10:19 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RABU 17 April 2019 telah beranjak dari gawe demokrasi yang amat besar bagi Republik ini. Pemilu untuk memilih capres-cawapres, caleg DPR RI maupun DPRD dan insan DPD bagi kepentingan kepemimpinan lima tahun mendatang telah usai. ...
Sabtu, 13 April 2019 11:40 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesun...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...