Untuk itu, Ayub – sapaan akrab Yudi Ayubchan – berharap, Pemkot Kediri segera melakukan evaluasi menyeluruh diseluruh Satker, agar serapan anggaran disisa tahun anggaran 2014 ini bisa maksimal.
“Satker-satker harus segera melakukan evaluasi, dimana letak kekurangan, kok sampai serapan angggaran sangat minim,” pinta dia.
Dengan belum sampai 50 persen anggaran yang tak terserap dimasing-masing Satker, pihaknya khawatir Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) kembali akan semakin besar. “Kami khawatir, jika banyak anggaran yang tak terserap, akan kembali ke Kasda dan menjadi Silpa. Semakin tinggi Silpa, membuktikan kurang matangnya perencanaan sebuah birokrasi,” ujar Ayub.
Sesuai data dari Pemkot Kediri, hingga memasuki catur wulan terakhir ini, anggaran yang terserap baru sekitar Rp 400 milyar dari total APBD Rp 1,3 triliun atau baru terserap sekitar 36 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




