Proyek Stadion Yosonegoro yang berulang kali gagal lelang.
MAGETAN, BANGSAONLINE.com - Sejak beberapa tahun yang lalu dana miliaran telah digelontorkan Pemkab Magetan untuk Stadion Yosonegoro. Namun ironisnya, kelanjutan proyek Stadion Yosonegoro yang telah menyedot APBD tahun anggaran 2014-2016 kini malah tidak jelas. Bahkan terlihat mangkrak tak terawat.
Bupati Magetan Suprawoto mengaku tidak ingin proyek yang telah menelan anggaran belasan miliar tersebut terlihat seperti bangunan mangkrak. ”Bangunan ini jangan sampai jadi tugu. Kita harus segera melanjutkan pembangunanya di tahun 2019 nanti,” kata bupati, Selasa (2/10).
BACA JUGA:
- Harga Telur Anjlok, Peternak Ayam di Magetan Berharap Bantuan Pemerintah
- Motor dan Sandal Ditemukan Terparkir di Jembatan Ngujur Magetan, Pemilik Masih Dicari
- Mudahkan Akses Masuk Kota, Dishub Magetan Mulai Uji Coba Perubahan Arus Lalu Lintas pada 13 April
- 288 Siswa SMP 1 Maospati Ikuti Tes Kemampuan Akademik
Mengenai kasus langganan gagal lelang, bupati akan koordinasi dengan sejumlah rekanan rekomendasi mitra kerja tingkat nasional. ”Kita akan minta rekomendasi sejumlah rekanan yang memiliki keahlian menggarap stadion. Kita punya banyak rekan di Kemenpora,” jelas Suprawoto.
Sebagai informasi, proyek pembangunan Stadion Yosonegoro yang sudah berjalan dari tahun 2014 lalu, dari total anggaran mencapai Rp 17 miliar mulai tahap I hingga tahap III. Namun di tahun ini ternyata pembangunan tahap selanjutnya tetap saja mengalami gagal lelang seperti tahun-tahun sebelumnya. (ton/rd)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




