Minggu, 26 Mei 2019 23:06

Ada Kecelakaan Lalu Lintas, Jangan Takut Melapor

Minggu, 30 September 2018 16:36 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Ada Kecelakaan Lalu Lintas, Jangan Takut Melapor
Ommy Gus Bella Putra Basuseno, Penanggung Jawab PT Jasa Raharja Wilayah Pacitan, saat memberikan GL pada korban laka lantas.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Jangan takut melapor ke petugas seandainya mengetahui ada kasus laka lantas di jalan raya. Sebab dengan adanya laporan dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dari kepolisian, hak-hak masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas bakal terpenuhi.

"Santunan akan bisa direalisasikan sepanjang ada laporan polisi dari sebuah peristiwa kecelakaan lalu lintas. Itu dasar kami dalam memberikan santunan," ujar Ommy Gus Bella Putra Basuseno, Penanggung Jawab PT Jasa Raharja (Persero) wilayah Pacitan, Minggu (30/9).

Ommy menegaskan, PT. Jasa Raharja baru akan melangkah dengan dasar laporan polisi. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak takut untuk memberikan informasi ke polisi seandainya melihat atau mengalami sendiri peristiwa laka lantas.

"Semua laporan tentu sudah terintegrasi dengan jajaran kepolisian. Sehingga ketika kami menerima laporan adanya kasus laka lantas, langsung kita pantau. Setelah semuanya fix, barulah bisa diterbitkan guarantee letter (GL) sebagai dasar surat jaminan," jelasnya.

Surat jaminan atau GL tersebut sebagai bukti kalau pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa laka lantas sudah mendapatkan jaminan Jasa Raharja. Korban luka-luka akan mendapatkan jaminan perawatan di rumah sakit senilai maksimal Rp 20 juta. Cacat permanen sebesar Rp 50 juta, begitu pun bagi korban meninggal dunia mendapatkan santunan senilai Rp 50 juta.

"Ketentuan pemberian nilai satunan itu memang ada kenaikan pagu sebesar 100 persen dari sebelumnya. Hal itu mengacu Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 15 dan 16 Tahun 2017 tentang Kenaikan Besaran Santunan," jlentreh Ommy.

Dia berharap, masyarakat bisa lebih tereduksi dengan kebijakan aturan tersebut. "Yang jelas kami selalu berharap masyarakat lebih berhati-hati dalam berkendara. Namun seandainya mengalami apes, janganlah takut untuk melaporkan. Sebab hak-hak santunan pasti akan diberikan tanpa prosedur berbelit. Dan yang tak kalah pentingnya, saat ini juga ada santunan biaya P3K, seperti biaya ambulans yang semula tidak ada, saat ini ada juga jaminan ambulan," tandasnya. (yun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...