Senin, 18 Maret 2019 23:54

Ada Kecelakaan Lalu Lintas, Jangan Takut Melapor

Minggu, 30 September 2018 16:36 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Ada Kecelakaan Lalu Lintas, Jangan Takut Melapor
Ommy Gus Bella Putra Basuseno, Penanggung Jawab PT Jasa Raharja Wilayah Pacitan, saat memberikan GL pada korban laka lantas.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Jangan takut melapor ke petugas seandainya mengetahui ada kasus laka lantas di jalan raya. Sebab dengan adanya laporan dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dari kepolisian, hak-hak masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas bakal terpenuhi.

"Santunan akan bisa direalisasikan sepanjang ada laporan polisi dari sebuah peristiwa kecelakaan lalu lintas. Itu dasar kami dalam memberikan santunan," ujar Ommy Gus Bella Putra Basuseno, Penanggung Jawab PT Jasa Raharja (Persero) wilayah Pacitan, Minggu (30/9).

Ommy menegaskan, PT. Jasa Raharja baru akan melangkah dengan dasar laporan polisi. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak takut untuk memberikan informasi ke polisi seandainya melihat atau mengalami sendiri peristiwa laka lantas.

"Semua laporan tentu sudah terintegrasi dengan jajaran kepolisian. Sehingga ketika kami menerima laporan adanya kasus laka lantas, langsung kita pantau. Setelah semuanya fix, barulah bisa diterbitkan guarantee letter (GL) sebagai dasar surat jaminan," jelasnya.

Surat jaminan atau GL tersebut sebagai bukti kalau pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa laka lantas sudah mendapatkan jaminan Jasa Raharja. Korban luka-luka akan mendapatkan jaminan perawatan di rumah sakit senilai maksimal Rp 20 juta. Cacat permanen sebesar Rp 50 juta, begitu pun bagi korban meninggal dunia mendapatkan santunan senilai Rp 50 juta.

"Ketentuan pemberian nilai satunan itu memang ada kenaikan pagu sebesar 100 persen dari sebelumnya. Hal itu mengacu Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 15 dan 16 Tahun 2017 tentang Kenaikan Besaran Santunan," jlentreh Ommy.

Dia berharap, masyarakat bisa lebih tereduksi dengan kebijakan aturan tersebut. "Yang jelas kami selalu berharap masyarakat lebih berhati-hati dalam berkendara. Namun seandainya mengalami apes, janganlah takut untuk melaporkan. Sebab hak-hak santunan pasti akan diberikan tanpa prosedur berbelit. Dan yang tak kalah pentingnya, saat ini juga ada santunan biaya P3K, seperti biaya ambulans yang semula tidak ada, saat ini ada juga jaminan ambulan," tandasnya. (yun/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
Suparto Wijoyo
Rabu, 13 Maret 2019 10:54 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*HARI ini, 13 Maret 2019 ada agenda batas waktu Fraksi-fraksi di DPRD Provinsi Jawa Timur untuk memberikan pendapatnya kepada Pimpinan Dewan berkenaan dengan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pro...
Minggu, 17 Maret 2019 23:15 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag28. Wa-immaa tu’ridhanna ‘anhumu ibtighaa-a rahmatin min rabbika tarjuuhaa faqul lahum qawlan maysuuraanDan jika engkau berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang engkau harapkan, maka kat...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...