Proyek Mandek dan Sebabkan Pencemaran Udara, Perbaikan Jalan di Senori Dikeluhkan Warga

Proyek Mandek dan Sebabkan Pencemaran Udara, Perbaikan Jalan di Senori Dikeluhkan Warga Kondisi jalan Kecamatan Senori yang tengah diperbaiki.

Senada dikatakan pemilik warung kopi, Bu Par. Ia menyampaikan warungnya sepi semenjak aktivitas pengerjaan proyek tersebut. Pelanggannya banyak yang enggan cangkruk di warungnya karena banyak debu. "Kadang teras warung ini, kita siram air untuk menghilangkan debu debu," ucapnya.

Warga lain, Ali menuturkan, jika warga sudah lama melayangkan protes kepada pelaksana proyek sepanjang 2 kilometer, lebar 4 meter dan tinggi 25 centimeter tersebut. "Namun, pemborong sepertinya menyepelekan. Oleh sebab itu, warga sekitar proyek berinisiatif membangun gundukan seperti portal di jalan selebar 4 meter tersebut. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi debu yang masuk ke rumah dan sebagai menghambat laju kendaraan," terangnya.

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, proyek peningkatan jalan tersebut dibiayai APBD Tuban 2017. Pelaksanaan pengerjaan tersebut dimulai pada Juli hingga Oktober 2018 dengan estimasi anggaran senilai Rp 1,69 miliar. Anggaran sebesar itu meliputi infrastruktur peningkatan dan pengecoran jalan, TPT, gorong-gorong dan saluran. Pengerjaan secera keseluruhan itu dikerjakan oleh kontraktor CV Karya Agung.

Terkait hal ini Kepala UPT Dinas PUPR Kecamatan Senori, Jiran, berjanji akan segera memanggil pelaksana proyek.

"Matur suwun mas infonya, kita akan panggil pemborongnya untuk mengurai duduk persoalan mandeknya pengerjaan. Harusnya, pihak pemborong segera menyelesaikan kegiatan meskipun ada batas waktu pengerjaan," tutupnya. (ahm/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO