Senin, 27 Mei 2019 11:07

Kiai Asep-Muslimat NU Surabaya Kompak Back Up Kader NU Caleg PPP

Senin, 27 Agustus 2018 19:05 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Tim
Kiai Asep-Muslimat NU Surabaya Kompak Back Up Kader NU Caleg PPP
Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA saat menyampaikan taushiyah dalam acara Mengawal dan Mengamankan Kebijakan Khofifah-Emil di Kutisari Utara III Surabaya, Ahad malam(26/8/2018). foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ulama kharismatik Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA mendorong para kader Nahdlatul Ulama (NU) dan Muslimat NU untuk mengisi jabatan srategis di pemerintahan. Tujuanya satu: untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, adil dan makmur.

“Karena itu saya dorong kader-kader NU dan Muslimat NU maju caleg (calon legislatif) lewat PPP. Bahkan nanti juga untuk wali kota. Ya saya biayai,” kata Kiai Asep Saifuddin Chalim pada acara Mengawal dan Mengamankan Kebijakan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak di Kutisari Utara III Surabaya, Ahad malam (26/8/2018).

Hadir dalam acara itu para kiai pengurus PCNU dan Muslimat NU Kota Surabaya, disamping para pengurus MWC NU dan Ranting NU. Acara yang berlangsung mulai pukul 20.00 WIB itu dihadiri sekitar 1.200 warga Muslimat NU dan masyarakat Kutisari Utara Surabaya.

Tapi kenapa lewat PPP? “Partai yang didirikan NU yang berhaluan Ahlussunnah waljamaah itu ada dua. Yaitu PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) dan PPP (Partai Persatuan Pembangunan). Saya pilih PPP karena PPP partai pengusung Bu Khofifah,” kata Kiai Asep yang dikenal sebagai pendiri PKB Kota Surabaya dan mantan Ketua PCNU Kota Surabaya.

Menurut Kiai Asep, untuk Surabaya saja ia mencalonkan sekitar 29 kader NU dan Muslimat NU maju sebagai caleg lewat PPP. Di antaranya putranya sendiri, Muhammad Habibur Rochman, SE (Gus Habib). Dalam penelusuran bangsaonline.com di KPU, dalam pengumuman DCS Gus Habib tercatat sebagai Caleg DPR RI no 1 Dapil Surabaya-Sidoarjo. Gus Habib adalah Bendahara Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Pusat dan juga Ketua Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto.

“Semua caleg itu saya biayai agar tak korupsi. Jadi nanti kalau sudah jadi DPR mereka tak repot mengembalikan uang,” tegasnya.

Menurut Kiai Asep, selama ini para caleg kadang membiayai dirinya dengan cara berhutang bahkan menjual mobil. “Saya ikhlas, saya tak berharap uang itu dikembalikan. Karena balasan Allah pasti lebih banyak. Sekadar tahadduts binni’mah, saya mengeluarkan biaya untuk pemenangan Bu Khofifah belasan miliar, saya tak berharap dikembalikan. Bahkan Bu Khofifah setelah menang menawari saya bantuan untuk pesantren saya, saya tolak. Mohon maaf, lebih kaya saya daripada Bu Khofifah,” kata Kiai Asep yang disambut gerr para pengurus NU dan Muslimat NU yang hadir.

Sementara Direktur HARIAN BANGSA dan bangsonline.com, Em Mas’ud Adnan saat menyampaikan sambutan menegaskan bahwa Kiai Asep adalah kiai sangat fenomenal untuk saat ini.

“Kiai Asep selain kaya juga sangat dermawan. Tiap hari menyedekahkan hartanya untuk perjuangan dan kemaslahatan umat. Tiap hari lho, bu, bukan tiap bulan. Karena itu cari kiai seperti Kiai Asep sangat sulit. Kalau orang kaya banyak, pengusaha juga banyak yang kaya. Tapi yang dermawan bersedekah puluhan juta bahkan ratusan juta tiap hari sangat langka. Tiap hari beliau bergerak untuk bersedekah, bergerak untuk umat. Karena itu saya ikhlas jadi khaddam (pelayan) beliau, diperintah ke mana saja saya berangkat, termasuk diperintah untuk jadi Caleg DPRD Jatim dari PPP,” tegas Em Mas’ud Adnan yang alumnus Pesantren Tebuireng dan Pascasarjana Unair. Dalam DCS yang diumumkan KPU, Em Mas’ud Adnan tercatat sebagai caleg no 2 DPRD Jatim dapil Surabaya.

Menurut Mas’ud Adnan, sekarang Kiai Asep ingin melakukan perubahan besar dalam pengelolaan pemerintahan. Kiai santun tapi tegas dalam pendirian itu punya agenda besar untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan pemimpin yang amanah.

“Obsesi besar Kiai Asep itu harus didukung nggih ibu-ibu,” seru Mas’ud Adnan yang mantan Wakil Ketua Balitbang PWNU Jatim dua periode. Ribuan warga Muslimat NU itu langsung gemuruh menjawab nggih.

Em Mas'ud Adnan mengucapkan terima kasih kepada panitia terutama H Norman Fauzi (Seketaris PPP Surabaya) dan Junaidi selaku Korcam yang sukses mengodinir ibu-ibu Muslimat dalam jumlah besar.

“Terimakasih Pak Haji Norman Faizi dan Pak Junaidi dan para pantia serta para kiai dan bu nyai,” kata Em Mas’ud Adnan yang dikenal sebagai penulis buku tentang NU dan Gus Dur itu.

Nyai Masfufah Hasyim, Wakil Ketua Muslimat NU Kota Surabaya juga mengatakan bahwa Kiai Asep adalah kiai yang banyak berjuang dan dermawan. Ketua Tim Pemenangan Khofifah-Emil di Kota Surabaya ini sangat mendukung perjuangan Kiai Asep memajukan caleg kader NU lewat PPP. Ia menyebut di antaranya, Gus Habib dan Em Mas’ud Adnan.

Selain dua kader NU itu, Nyai Masfufah juga memanggil H Norman Fauzi (Sekretaris DPC PPP Surabaya, Umi Nadhiroh (Sekretaris PAC Muslimat NU Sukolilo) dan Atikah (Sekretaris PAC Muslimat NU Wonocolo). Mereka Caleg PPP untuk Kota Surabaya dapil III. Hadir caleg PPP yang lain dari dapil lain seperti Junaedi, Nurfitrati, Khoirun Nisa, dan lainnya.

Muslimat NU Kota Surabaya memang kini back up penuh PPP. Apalagi Ketua PC Muslimat NU Kota Surabaya Nyai Lilik Fadlilah juga caleg PPP untuk DPRD Kota Surabaya dari dapil 1 Surabaya.

Dalam acara itu Kiai Asep juga menyantuni para anak yatim dan kaum dhu’afa yang dibagikan langsung oleh Em Mas’ud Adnan dan Ustadz Siri, Ketua MWC NU Krembangan yang caleg dapil PPP Kota Surabaya dapil 5. Tampak hadir Wakil Ketua PCNU Kota Surabaya Drs H Fathur Rochman dan Agus Diyar. (tim)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...