Sabtu, 31 Juli 2021 04:12

​Bacaleg Hanura Terbanyak Dicoret KPU

Jumat, 03 Agustus 2018 22:59 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
​Bacaleg Hanura Terbanyak Dicoret KPU
M. Arbayanto, Komisioner KPU Jatim saat memberi keterangan pers. Foto: DIDI R/BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur mencoret 70 bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) DPRD Jatim karena dinilai Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Pencoretan itu setelah KPU Jatim melakukan proses perbaikan berkas syarat Bacaleg mulai 22 hingga 31 Juli 2018 lalu.

Komisioner Divisi Teknis KPU Jatim, M. Arbayanto mengatakan, dari 70 Bacaleg yang dicoret, Partai Hanura yang bacalegnya terbanyak tidak memenuhi syarat. Yakni 30 orang, dari 120 bakal calon yang mendaftar. Sedangkan 1.600 bacaleg lainnya dinyatakan memenuhi syarat (MS).

"Yang TMS itu tak dapat diganti, sehingga untuk nomor urut bacaleg yang MS akan disesuaikan," kata Arbayanto, dikonfirmasi, Jumat (3/8).

Sementara partai yang Bacalegnya paling banyak dicoret setelah Hanura adalah Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) yaitu 21 orang.

BACA JUGA : 

Hasil Survei SSC: PDIP Parpol Paling Nasionalis, PKB Paling Religius

KPU Kabupaten Kediri Raih Juara 3 Kategori Penggunaan Sirekap

Kecam Peristiwa Teror Bom Makassar, Ketua DPD Partai Hanura Jatim: Kami Berduka

KPU Gresik Sabet Dua Penghargaan dari KPU Jatim

Kemudian, dua partai baru, yakni Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) dengan 7 TMS dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan 6 TMS.

Arbayanto mengaku mayoritas Bacaleg dicoret karena tidak bisa melengkapi berkas surat keterangan dari pengadilan negeri atau pengadilan tinggi.

"SK ini menjelaskan bahwa yang bersangkutan bebas dari unsur pidana," tuturnya.

Ironisnya Bacaleg yang TMS tersebut tidak ada semangat untuk melengkapi syarat calon. Mengingat pencalonan tersebut bukan merupakan inisiatif dari dirinya sendiri, melainkan dorongan dari pihak terdekatnya di antaranya partai politik.

"Karena sulit, banyak, dan terkadang juga tidak murah. Akhirnya bacaleg tersebut enggan untuk melengkapi," ungkapnya.

Selain itu, bagi partai-partai baru biasanya juga tidak memiliki basis organisasi sayap yang kuat. Maka ketika caleg dari partai tersebut dinyatakan TMS, partai tersebut kesulitan untuk menemukan kader penggantinya.

Pasca proses perbaikan syarat calon tersebut, KPU akan melakukan proses verifikasi syarat Bacaleg hingga 12 Agustus mendatang. Maka jumlah bacaleg yang tersisa ini akan kembali berkurang pasca verifikasi tersebut. (mdr/ian)

Berikut partai yang sebagian Bacalegnya dicoret:

1.Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda): 22 MS, 7 TMS

2. Partai Keadilan Sejahtera (PKS):114 MS, 1 TMS

3. Partai Persatuan Indonesia (Perindo) : 119 MS, 1 TMS

4. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) : 118 MS, 1 TMS

5. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) : 57 MS, 6 TMS

6. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) : 90 MS, 30 TMS

7. Partai Bulan Bintang (PBB) : 87 MS, 3 TMS

8. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) : 37 MS, 21 TMS.

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...