Minggu, 21 Oktober 2018 11:58

Waspadai Virus Hepatitis dengan Menjaga Pola Makan dan Kebersihan

Kamis, 12 Juli 2018 13:21 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Waspadai Virus Hepatitis dengan Menjaga Pola Makan dan Kebersihan
Direktur RSUD dr Darsono Pacitan, dr Iman Darmawan. foto: YUNIARDI S/ BANGSAONLINE

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Direktur RSUD dr Darsono Pacitan dr Iman Darmawan mengimbau masyarakat lebih memperhatikan pola makan dan kebersihan untuk mencegah penyakit hepatitis.

Pasalnya, penyakit ini sangat sulit dikenali karena gejala-gejalanya tidak langsung terasa, bahkan ada yang sama sekali tidak muncul. Jika tidak segera ditangani, penderita hepatitis kronis berisiko terkena sirosis, kanker hati, atau bahkan gagal hati.

"Sedapat mungkin hindari jajan di luar, utamanya di warung-warung makan yang tidak diketahui secara pasti proses penghidangannya, termasuk higienitas dari tempat untuk penyajiannya. Yang paling utama jaga kebersihan dan pola makan. Kalau bisa, makan makanan dari memasak sendiri di rumah, termasuk kebersihan dari tempat hidangannya," pesan Iman.

Penyakit hepatitis merupakan infeksi serius pada hati atau liver. Penyebabnya adalah virus. Pada fase tertentu, serangan virus tersebut bisa menyebabkan kondisi akut dan kronis pada pasien. Jika sudah memasuki level kronis, penyakit ini bisa membahayakan nyawa penderitanya.

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi. Virus ini biasanya berkembang selama 1-5 bulan sejak terjadi pajanan terhadap virus sampai kemunculan gejala pertama.

Adapun gejala klinis dari penyakit ini seperti kehilangan nafsu makan, mual dan muntah nyeri di perut bagian bawah, sakit kuning (dilihat dari kulit dan bagian putih mata yang menguning) serta gejala yang mirip pilek, misalnya lelah, nyeri pada tubuh, dan sakit kepala. 

Ditanya terkait jumlah penderita hepatitis di Pacitan, Iman Darmawan mengatakan belum bisa memberikan keterangan. "Kalau secara data, kami tidak bisa memberikan informasi pasti, termasuk penyakit tersebut sudah menjadi wabah ataukah tidak," kata Iman Darmawan, Kamis (12/7). (yun/rev)

Suparto Wijoyo
Rabu, 17 Oktober 2018 11:08 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DARI Malang menuju Bekasi. Begitulah aksi KPK dalam melakukan gerakan senyap OTT yang melibatkan para bupati kedua daerah itu. Simbul para koruptor kian menjalar dari daerah ke daerah untuk merapatkan barisan sambung-meny...
Sabtu, 20 Oktober 2018 19:42 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Menjadi viral saat ada rombongan umrah menyanyikan lagu Ya Lal Wathan, termasuk yang memb...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...