Selasa, 21 Agustus 2018 13:03

Waspadai Virus Hepatitis dengan Menjaga Pola Makan dan Kebersihan

Kamis, 12 Juli 2018 13:21 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Waspadai Virus Hepatitis dengan Menjaga Pola Makan dan Kebersihan
Direktur RSUD dr Darsono Pacitan, dr Iman Darmawan. foto: YUNIARDI S/ BANGSAONLINE

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Direktur RSUD dr Darsono Pacitan dr Iman Darmawan mengimbau masyarakat lebih memperhatikan pola makan dan kebersihan untuk mencegah penyakit hepatitis.

Pasalnya, penyakit ini sangat sulit dikenali karena gejala-gejalanya tidak langsung terasa, bahkan ada yang sama sekali tidak muncul. Jika tidak segera ditangani, penderita hepatitis kronis berisiko terkena sirosis, kanker hati, atau bahkan gagal hati.

"Sedapat mungkin hindari jajan di luar, utamanya di warung-warung makan yang tidak diketahui secara pasti proses penghidangannya, termasuk higienitas dari tempat untuk penyajiannya. Yang paling utama jaga kebersihan dan pola makan. Kalau bisa, makan makanan dari memasak sendiri di rumah, termasuk kebersihan dari tempat hidangannya," pesan Iman.

Penyakit hepatitis merupakan infeksi serius pada hati atau liver. Penyebabnya adalah virus. Pada fase tertentu, serangan virus tersebut bisa menyebabkan kondisi akut dan kronis pada pasien. Jika sudah memasuki level kronis, penyakit ini bisa membahayakan nyawa penderitanya.

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi. Virus ini biasanya berkembang selama 1-5 bulan sejak terjadi pajanan terhadap virus sampai kemunculan gejala pertama.

Adapun gejala klinis dari penyakit ini seperti kehilangan nafsu makan, mual dan muntah nyeri di perut bagian bawah, sakit kuning (dilihat dari kulit dan bagian putih mata yang menguning) serta gejala yang mirip pilek, misalnya lelah, nyeri pada tubuh, dan sakit kepala. 

Ditanya terkait jumlah penderita hepatitis di Pacitan, Iman Darmawan mengatakan belum bisa memberikan keterangan. "Kalau secara data, kami tidak bisa memberikan informasi pasti, termasuk penyakit tersebut sudah menjadi wabah ataukah tidak," kata Iman Darmawan, Kamis (12/7). (yun/rev)

Sabtu, 11 Agustus 2018 16:43 WIB
Oleh: Ach. Taufiqil Aziz*Sekitar jam 17.00, pada 9 Agustus 2018, kami sekeluarga masih menonton stasiun televisi tentang pengumuman Cawapres Jokowi. Di televisi, beberapa stasiun dan pengamat sudah menganalisa bahwa Mahfud MD (MMD) yang akan menjadi ...
Kamis, 16 Agustus 2018 17:26 WIB
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   In ahsantum ahsantum li-anfusikum wa-in asa'tum falahaa fa-idzaa jaa-a wa’du al-aakhirati liyasuu-uu wujuuhakum waliyadkhuluu almasjida kamaa dakhaluuhu awwala marratin waliyutabbiruu maa ‘al...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 18 Agustus 2018 10:03 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Rabu, 08 Agustus 2018 10:41 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Asosiasi Wisata Gua Indonesia (Astaga) dan Mahasiswa Pecinta Alam (Mahipal) Unirow Tuban akhirnya memaparkan data pemetaan gua di Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Data tersebut dikeluarkan setelah tim me...