PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Puluhan wartawan Pamekasan dari berbagai forum yang dipromotori Persatuan Wartawan Pamekasan (PWI) Kabupaten Pamekasan mengadakan aksi solidaritas di area monumen arek Lancor, Kamis (5/7).
Aksi tersebut sebagai bentuk keprihatinan terhadap tindakan kekerasan yang dialami Oryza Ardiansyah Wirawan, wartawan beritajatim.com Jember saat meliput pertandingan Persid Jember vs Dharaka Sindo di Stadion Jember Sport Garden (JSG) di kabupaten Jember, Jawa Timur.
BACA JUGA:
- Paparkan Pengembangan Kampus dan Potensi Prodi Baru, Rektor UIN Madura Diskusi dengan Wartawan
- Korban Begal di Jalan Kedung Cowek Surabaya Ternyata Adik dari Wartawan Pamekasan
- Buntut Intimidasi Wartawan di Madura, Polisi Limpahkan Berkas ke Kejaksaan
- Konferensi IV PWI Pamekasan, Hairul Anam Resmi Jabat Ketua Periode 2025-2028
Ketua PWI Kabupaten Pamekasan Abd Azis mengatakan, aksi ini dilakukan bersama puluhan wartawan dari berbagai media. Pihaknya meminta agar aparat hukum mengusut tuntas kasus tindak kekerasan terhadap wartawan yang terjadi di Jember.
"Kami berharap aparat hukum mengusut tuntas kasus ini, dan kami minta Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) agar memberi sanksi tegas kepada klub ataupun pemain yang terlibat dalam kasus kekerasan yang dialami teman wartawan kita di Jember," tuturnya. Kamis (05/07).
"Seharusnya tidak ada lagi bentuk kekerasan terhadap para jurnalis yang sedang melakukan peliputan. Sejatinya kita dalam bekerja tentunya dilindungi oleh undang-undang, dan ini penting yang harus diketahui oleh publik diseluruh Indonesia," pungkasnya. (err)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




