Selasa, 18 Juni 2019 18:44

​Paslon Menawan Terima Lapang Dada, Asik dengan Catatan

Jumat, 29 Juni 2018 11:15 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: Iwan Irawan
​Paslon Menawan Terima Lapang Dada, Asik dengan Catatan
Wanedi, cawawali nomor urut 1 didampingi istri saat mendatangi TPS 17 di SDN Karangbesuki 3 untuk melakukan pencoblosan. foto: Iwan Irawan/ bangasaonline.com

MALANG, BANGSAONLINE.com - Hasil Quick Count Pilkada Kota Malang menempatkan paslon nomor urut 3 Sutiaji-Edi (Sae) sebagai pemenang dengan 44,31 persen suara. Sedangkan urutan kedua ditempati paslon nomor urut 2 Anton-Syamsul dengan meraup 36,39 persen suara, disusul paslon nomor urut 1 Nanda-Wanedi dengan raihan 19,30 persen suara.

Terkait hasil ini, masing-masing paslon memberikan tanggapannya. Wanedi misalnya, ia menyatakan menerima kekalahan tersebut dengan lapang dada. "Apapun yang sudah diperoleh dari masyarakat, kalah menang di sebuah kompetisi suatu hal lumrah," ujaranya.

"Apa yang sudah dipercayakan masyarakat kepada paslon lainnya kita hargai. Kami hanya berharap bisa lebih baik lagi 5 tahun mendatang siapapun yang memimpin. Apa yang disampaikan mesti selaras dengan sikapnya," tegas Wanedi.

"Di internal, kita hanya merasa kaget melihat fakta hasilnya kendati masih quick count. Tentunya ini menjadi evaluasi atau pembahasan internal," tambahnya.

Meski begitu, Wanedi menegaskan pihaknya masih menunggu penghitungan di KPU Kota Malang. "Sekiranya memang sudah jelas dan gak ada permasalahan serius, tidak perlu melakukan upaya advokasi. Kami ucapkan selamat kepada paslon yang sudah menerima kepercayaan dari masyarakat. Semoga bisa membawa Kota Malang lebih maju lagi," tandasnya.

Terpisah, Arif Wahyudi selaku Ketua Tim Pemenangan paslon Anton-Syamsul juga menyatakan hal serupa. Ia mengaku masih menunggu rekapitulasi resmi dari KPU.  Meski begitu, ia mengaku siap menerima dengan lapang dada apapun hasilnya.

Hanya saja, ia memberikan catatan khusus untuk KPU. Menurutnya, KPU kurang greget dalam menyosialisasikan Pilkada Kota Malang kepada masyarakat. "Hasil sangat penuh ketidakadilan dan sosialisasi kurang masif, partisipasi masyarakat kurang," pungkasnya. (iwa/thu/rd)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Minggu, 09 Juni 2019 23:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag53. Waqul li’ibaadii yaquuluu allatii hiya ahsanu inna alsysyaythaana yanzaghu baynahum inna alsysyaythaana kaana lil-insaani ‘aduwwan mubiinaan.Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengu...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...