Senin, 18 November 2019 20:54

​Paslon Menawan Terima Lapang Dada, Asik dengan Catatan

Jumat, 29 Juni 2018 11:15 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: Iwan Irawan
​Paslon Menawan Terima Lapang Dada, Asik dengan Catatan
Wanedi, cawawali nomor urut 1 didampingi istri saat mendatangi TPS 17 di SDN Karangbesuki 3 untuk melakukan pencoblosan. foto: Iwan Irawan/ bangasaonline.com

MALANG, BANGSAONLINE.com - Hasil Quick Count Pilkada Kota Malang menempatkan paslon nomor urut 3 Sutiaji-Edi (Sae) sebagai pemenang dengan 44,31 persen suara. Sedangkan urutan kedua ditempati paslon nomor urut 2 Anton-Syamsul dengan meraup 36,39 persen suara, disusul paslon nomor urut 1 Nanda-Wanedi dengan raihan 19,30 persen suara.

Terkait hasil ini, masing-masing paslon memberikan tanggapannya. Wanedi misalnya, ia menyatakan menerima kekalahan tersebut dengan lapang dada. "Apapun yang sudah diperoleh dari masyarakat, kalah menang di sebuah kompetisi suatu hal lumrah," ujaranya.

"Apa yang sudah dipercayakan masyarakat kepada paslon lainnya kita hargai. Kami hanya berharap bisa lebih baik lagi 5 tahun mendatang siapapun yang memimpin. Apa yang disampaikan mesti selaras dengan sikapnya," tegas Wanedi.

"Di internal, kita hanya merasa kaget melihat fakta hasilnya kendati masih quick count. Tentunya ini menjadi evaluasi atau pembahasan internal," tambahnya.

Meski begitu, Wanedi menegaskan pihaknya masih menunggu penghitungan di KPU Kota Malang. "Sekiranya memang sudah jelas dan gak ada permasalahan serius, tidak perlu melakukan upaya advokasi. Kami ucapkan selamat kepada paslon yang sudah menerima kepercayaan dari masyarakat. Semoga bisa membawa Kota Malang lebih maju lagi," tandasnya.

Terpisah, Arif Wahyudi selaku Ketua Tim Pemenangan paslon Anton-Syamsul juga menyatakan hal serupa. Ia mengaku masih menunggu rekapitulasi resmi dari KPU.  Meski begitu, ia mengaku siap menerima dengan lapang dada apapun hasilnya.

Hanya saja, ia memberikan catatan khusus untuk KPU. Menurutnya, KPU kurang greget dalam menyosialisasikan Pilkada Kota Malang kepada masyarakat. "Hasil sangat penuh ketidakadilan dan sosialisasi kurang masif, partisipasi masyarakat kurang," pungkasnya. (iwa/thu/rd)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Senin, 18 November 2019 12:31 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*71. Yawma nad’uu kulla unaasin bi-imaamihim faman uutiya kitaabahu biyamiinihi faulaa-ika yaqrauuna kitaabahum walaa yuzhlamuuna fatiilaan.(Ingatlah), pada hari (ketika) Kami panggil setiap umat dengan pemimpi...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...