Minggu, 25 Agustus 2019 00:14

​Paslon Menawan Terima Lapang Dada, Asik dengan Catatan

Jumat, 29 Juni 2018 11:15 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: Iwan Irawan
​Paslon Menawan Terima Lapang Dada, Asik dengan Catatan
Wanedi, cawawali nomor urut 1 didampingi istri saat mendatangi TPS 17 di SDN Karangbesuki 3 untuk melakukan pencoblosan. foto: Iwan Irawan/ bangasaonline.com

MALANG, BANGSAONLINE.com - Hasil Quick Count Pilkada Kota Malang menempatkan paslon nomor urut 3 Sutiaji-Edi (Sae) sebagai pemenang dengan 44,31 persen suara. Sedangkan urutan kedua ditempati paslon nomor urut 2 Anton-Syamsul dengan meraup 36,39 persen suara, disusul paslon nomor urut 1 Nanda-Wanedi dengan raihan 19,30 persen suara.

Terkait hasil ini, masing-masing paslon memberikan tanggapannya. Wanedi misalnya, ia menyatakan menerima kekalahan tersebut dengan lapang dada. "Apapun yang sudah diperoleh dari masyarakat, kalah menang di sebuah kompetisi suatu hal lumrah," ujaranya.

"Apa yang sudah dipercayakan masyarakat kepada paslon lainnya kita hargai. Kami hanya berharap bisa lebih baik lagi 5 tahun mendatang siapapun yang memimpin. Apa yang disampaikan mesti selaras dengan sikapnya," tegas Wanedi.

"Di internal, kita hanya merasa kaget melihat fakta hasilnya kendati masih quick count. Tentunya ini menjadi evaluasi atau pembahasan internal," tambahnya.

Meski begitu, Wanedi menegaskan pihaknya masih menunggu penghitungan di KPU Kota Malang. "Sekiranya memang sudah jelas dan gak ada permasalahan serius, tidak perlu melakukan upaya advokasi. Kami ucapkan selamat kepada paslon yang sudah menerima kepercayaan dari masyarakat. Semoga bisa membawa Kota Malang lebih maju lagi," tandasnya.

Terpisah, Arif Wahyudi selaku Ketua Tim Pemenangan paslon Anton-Syamsul juga menyatakan hal serupa. Ia mengaku masih menunggu rekapitulasi resmi dari KPU.  Meski begitu, ia mengaku siap menerima dengan lapang dada apapun hasilnya.

Hanya saja, ia memberikan catatan khusus untuk KPU. Menurutnya, KPU kurang greget dalam menyosialisasikan Pilkada Kota Malang kepada masyarakat. "Hasil sangat penuh ketidakadilan dan sosialisasi kurang masif, partisipasi masyarakat kurang," pungkasnya. (iwa/thu/rd)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...