Selasa, 23 Juli 2019 15:49

Panglima TNI Resmikan Pesantren Az-Zainy Malang

Sabtu, 06 September 2014 15:11 WIB
Editor: musta'in
Panglima TNI Resmikan Pesantren Az-Zainy Malang
TEKEN - Panglima TNI Jendral TNI Dr Moeldoko menandatangani prasasti peresmian Pondok Pesantren dan Rehabilitasi Mental Az-Zainy pimpinan KH Zain Baik di Desa Pandan Ajeng, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Jumat, (5/9/2014) malam. foto : Puspen TNI untuk BangsaOnline

MALANG (BangsaOnline) – Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko meresmikan Pondok Pesantren (Ponpes) dan Rehabilitasi Mental Az-Zainy pimpinan KH Zain Baik di Desa Pandan Ajeng, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Jumat, (5/9/2014) malam.

Dalam peresmian tersebut turut hadir Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI Mayjen TNI Ngakan Gede Sughiarta, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Fuad Basya, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Eko Wiratmoko dan ulama se-Malang Raya (Kota/Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota/Kabupaten Pasuruan) serta sekitar seribu lebih santri dan santriwati Ponpes dan Rehabilitasi Mental Az-Zainy.

Selain peresmian Ponpes Az-Zainy, dilaksanakan juga deklarasi "Pernyataan Sikap dan Penolakan Gerakan ISIS" yang direstui oleh Ulama Se-Malang Raya, dimana Ulama Se-Malang Raya dan seluruh lapisan masyarakat Malang Raya bersedia dan rela berada di barisan terdepan untuk mengamankan dan melindungi NKRI dari seluruh ancaman gerakan yang meresahkan dan menyesatkan.

Para Ulama ini menganggap bahwa paham ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) tidak sesuai dengan Ideologi Pancasila dan Kebhinekaan yang bernaung dalam NKRI, sehingga mereka berkeyakinan dan bertekad sepenuh hati dengan tegas menolak sekaligus melarang aliran ISIS tersebut untuk memasuki dan menyebar di wilayah Malang Raya.

Panglima TNI Jenderal TNI Dr Moeldoko dalam sambutannya menegaskan, prajurit TNI khususnya Bintara Pembina Desa (Babinsa) tidak akan ada maknanya jika tidak mendapat dukungan rakyatnya. Karena itu, terkait ISIS, Panglima TNI juga meminta peran serta aktif masyarakat mengawasi tentang kemungkinan munculnya paham ISIS di tengah-tengah masyarakat.

Menurut Dr Moeldoko, dari data World Health Organization (WHO), merinci jumlah gangguan jiwa di tiap negara mencapai 30 persen dari total penduduk. Gangguan jiwa berat mencapai tiga persen dari total 30 persen tersebut. "Di Indonesia ada tujuh jutaan yang mengidap penyakit jiwa. Data Bina Pelayanan Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan, di Indonesia ada satu juta yang mengalami gangguan jiwa berat," paparnya.

Lebih lanjut, Jenderal TNI Dr. Moeldoko mengakui banyak pengidap gangguan jiwa di tengah masyarakat. Namun sekarang banyak "orang gila" yang lebih membahayakan dari orang gila sebenarnya. "Orang gila" ini bukan membangun nasionalisme untuk bangsanya (Indonesia), namun membangun patriotisme untuk negara lain. Pulang dari negara lain justru memusuhi bangsanya sendiri. "Sekarang di Indonesia banyak orang gila baru. Dia rela mengorbankan dirinya, meledakkan dirinya. Tertawa sehabis meledakkan," cetus Jenderal TNI Moeldoko.

Diakhir sambutannya Panglima TNI berpesan kepada semua peserta yang hadir untuk kembali dan menjalankan ajaran agama masing-masing. "ISIS harus kita lawan dengan SUMUK. Apa itu? "Solidaritas Umat Muslim untuk Kebhinekaan dan Keberagaman," terang Jenderal TNI Dr. Moeldoko yang disambut tepuk tangan santri yang hadir.

Usai kegiatan, Panglima TNI didampingi Gus Zain selaku Pimpinan Ponpes berkesempatan meninjau kemegahan Pesantren Az-Zainy yang terletak pada arsitektur luar dan bangunan ini mengadopsi Taj Mahal dan bangunan Masjid Qiblatain di Palestina.

Selain itu ada beberapa bangunan yang mirip dengan Hotel Sheraton, Ballroom Majapahit, dan hotel di Dubai. Kesemua gedung tersebut dibangun tanpa arsitek khusus.


Sumber: Puspen TNI
Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...