Rabu, 22 Agustus 2018 14:05

Pedagang Padati Pasar Bandeng Gresik

Rabu, 13 Juni 2018 13:20 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Pedagang Padati Pasar Bandeng Gresik
Pasar Bandeng diselenggarakan tiap menjelang Lebaran. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pemkab Gresik kembali menggelar Pasar Bandeng menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Kali ini, kegiatan tahunan setiap akhir bulan Suci Ramadhan dipusatkan di sejumlah titik kota Gresik. Yakni, di Jalan Gubernur Suryo, depan Pasar Baru Gresik di Jalan Gubernur Suryo, depan Pasar Kota Gresik di Jalan Samanhudi, Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Radensantri, dan Jalan Basuki Rahmat.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu wujud pelestarian tradisi yang ada di Kota Gresik.

Meski kali ini jumlah pedagang terbilang menurun, namun stand-stand yang telah disiapkan Pemkab Gresik di Pasar Bandeng kali ini tetap penuh.

Dewi (29) adalah salah satu petambak ikan bandeng asal Desa Mengare, Kecamatan Bungah yang mengaku setiap tahun selalu mengikuti pasar bandeng. "Alhamdulillah saya setiap tahun ikut," katanya.

Senada juga dikatakan Asyaroh. Dia mengungkapkan, Pasar Bandeng yang digelar tahunan oleh Pemkab Gresik merupakan kegiatan positif. Kegiatan ini, selain akan memberdayakan pedagang dan petambak bandeng, melalui event tersebut harga jual bandeng selalu tinggi. "Semoga tahun ini banyak keuntungan," harapnya.

Tradisi Pasar Bandeng rutin digelar menjelang Hari Raya Idul Fitri. Agenda tahunan ini menjadi salah satu wujud pelestarian tradisi di Kota Pudak.

Banyak pebudidaya bandeng di Kabupaten Gresik ikut meramaikan Pasar Bandeng. Mereka di antaranya, petambak asal Desa Mengare Kecamatan Bungah. "Karena bandeng khas Mengare mempunyai ciri khas tersendiri. Selain lebih enak dan gurih, bandeng tidak bau lumpur karena hidup di air asin," terang Asyaroh.

Selain bandeng khas Mengare yang diminati, Pasar Bandeng tradisional yang diselenggarakan Pemkab Gresik ini juga terdapat ikan bandeng dari kecamatan lain seperti Sidayu, Ujungpangkah, Manyar, dan Kelurahan Lumpur Gresik. Bahkan ada pula dari luar kota.

Khusus bandeng Mengare dari tahun ke tahun menjadi primadona tradisi Pasar Bandeng.

Sementara Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop, UKM, dan Perindag) Pemkab Gresik Agus Budiono kepada wartawan menjelaskan, Pasar Bandeng merupakan acara tahunan yang digelar Pemkab Gresik.

Selain Pasar Bandeng, pihaknya juga memberikan kesempatan bagi UMKM untuk berjualan. "Tahun ini ada 850-an stand, 98 stand khusus jualan bandeng," terangnya. (hud/rev)

Sabtu, 11 Agustus 2018 16:43 WIB
Oleh: Ach. Taufiqil Aziz*Sekitar jam 17.00, pada 9 Agustus 2018, kami sekeluarga masih menonton stasiun televisi tentang pengumuman Cawapres Jokowi. Di televisi, beberapa stasiun dan pengamat sudah menganalisa bahwa Mahfud MD (MMD) yang akan menjadi ...
Kamis, 16 Agustus 2018 17:26 WIB
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   In ahsantum ahsantum li-anfusikum wa-in asa'tum falahaa fa-idzaa jaa-a wa’du al-aakhirati liyasuu-uu wujuuhakum waliyadkhuluu almasjida kamaa dakhaluuhu awwala marratin waliyutabbiruu maa ‘al...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 18 Agustus 2018 10:03 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Rabu, 08 Agustus 2018 10:41 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Asosiasi Wisata Gua Indonesia (Astaga) dan Mahasiswa Pecinta Alam (Mahipal) Unirow Tuban akhirnya memaparkan data pemetaan gua di Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Data tersebut dikeluarkan setelah tim me...