Petugas saat memeriksa para jasa penukaran uang.
PASURUAN, BANGSAONLLINE.com - Meski lebaran Idul Fitri masih dua pekan lagi, namun jasa penukaran uang baru kini mulai bermunculan. Untuk mengantisipasi perbuatan yang bisa merugikan masyarakat yang ingin mendapatkan uang baru, pihak kepolisian saat ini mulai melakukan pengawasan utamanya di tempat-tempat jasa penukaran uang baru.
Ada di beberapa tempat yang sering dijadikan tempat untuk penukaran uang baru. Salah satunya di kawasan Pasar Bangil, beberapa waktu lalu.
BACA JUGA:
- Pelajar di Kejayan Pasuruan Luka-Luka Akibat Petasan Rakitan yang Meledak
- Jatanras Polda Jatim Bekuk Begal Sadis yang Gasak Motor Mahasiswi di Pasuruan, 1 Pelaku Dilumpuhkan
- Polres Pasuruan Bongkar Praktik Oplos LPG Subsidi Jadi 12 Kg, Raup Untung hingga Puluhan Juta
- Polres Pasuruan Optimalkan Call Center 110 untuk Layanan Warga
Kabagopas Polres Pasuruan Kompol Subadar yang ditemui BANGSAONLINE.com menyebutkan bahwa perlunya pengawasan lebih ketat, terhadap pelaku jasa penukaran uang. Hal ini untuk mengantisipasi peredaran uang palsu di wilayah hukum Polres Pasuruan.
“Kami intensifkan pemeriksaan jasa penukaran uang. Supaya, menghindari adanya peredaran uang palsu berkedok uang baru,” bebernya.
Pihak Kepolisian Polres pasuruan meminta kepada masyarakat untuk lebih waspada dalam melakukan penukaran uang. Masyarakat diimbau untuk selalu melakukan pengecekan terhadap uang baru yang tengah dilakukan penukaran.
“Tidak perlu resah. Hanya perlu hati-hati, supaya tidak menjadi korban penipuan saat melakukan penukaran uang baru,” imbaunya. (bib/par/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




