Rabu, 19 Juni 2019 06:53

Tak Tercover Bantuan, Pasutri Lansia di Banyuwangi ini Tinggal di Tempat Pembuangan Sampah

Minggu, 20 Mei 2018 13:04 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ganda Siswanto
Tak Tercover Bantuan, Pasutri Lansia di Banyuwangi ini Tinggal di Tempat Pembuangan Sampah
Rumah Usnan berlokasi di area pembuangan sampah.

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Gegap gempita pembangunan di Kabupaten Banyuwangi dengan APBD Rp 3 triliun ternyata belum bisa sepenuhnya meng-cover rakyat miskin. Terbukti, satu keluarga di Kelurahan Kertosari lingkungan Kramat hingga kini belum tersentuh sama sekali oleh program sosial maupun program jaminan kesehatan pemerintah daerah yang digembor-gemborkan selama ini. 

Pasutri tersebut adalah Usnan (79 tahun) dan Atiyah (63). Pantauan BANGSAONLINE.com, Minggu (20/5/2018), warga asli Kramat kelurahan Kertosari ini hidup serba kekurangan. Ia hanya menempati gubuk tak layak huni yang berada di dalam area tempat pembuangan tinja dan sampah milik Dinas lingkungan hidup (DLH) yang ada di kelurahan Kertosari.

Saat ditanya terkait bantuan dari program pemerintah, Usnan mengakui belum pernah mendapatkannya. "Rumah yang saya tempati ini saja dibangunkan oleh tetangga-tetangga saya dengan dana bantuan warga sekitar. Untuk menumpang dan memenuhi kebutuhan hidup sehari hari, saya menjadi pemulung sampah di lokasi tinja dan pembuangan sampah yang berdampingan dengan rumah," terangnya kepada BANGSAONLINE.com.

Lurah Kertosari Joko Handoko membenarkan jika Usnan bersama istrinya belum pernah mendapat bantuan dari Dinsos setempat. "Untuk jaminan kesehatan masih ikut puskesmas dan KIS. Kami sudah salurkan ke baznas, Usnan bersama istri dikasih bantuan rantang kasih. Akan saya tindaklanjuti dan akan kami buatkan surat pengajuan bantuan ke kecamatan maupun Dinsos agar keadaan Usnan dan istrinya biar bisa ter-cover dan cepat teratasi pemasalahannya," jelas Joko saat dikonfirmasi di rumahnya, Minggu (20/5/2018). (gda/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Minggu, 09 Juni 2019 23:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag53. Waqul li’ibaadii yaquuluu allatii hiya ahsanu inna alsysyaythaana yanzaghu baynahum inna alsysyaythaana kaana lil-insaani ‘aduwwan mubiinaan.Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengu...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...