Wabup Sidoarjo H. Nur Achmad Saifuddin dengan didampingi Kapolsek Waru Kompol H. Fatoni, melakukan Takziyah ke rumah duka, Selasa (15/5/18).
"Esok harinya, kita mulai mencari informasi kepada kepolisian terkait kehilangan pak de. Dan hasilnya benar, Pak De menjadi korban dalam bom gereja kemarin saat dia melintasi kawasan Arjuno Surabaya," ucapnya.
Setelah itu, keluarga bersama perangkat desa langsung melakukan penjemputan di RS. Bhayangkara Polda Jatim untuk dibawa dan disemayamkan disekitaran rumahnya. Sedangkan dirumah duka, ratusan orang sudah menunggu kedatangan jenazah. Baik dari anggota Banser, Ansor, NU dan warga setempat mengikuti proses pemakaman.
Korban bekerja di pabrik pembuatan roti Amanda. Ia juga dikenal dengan pria yang ulet. Biasanya, ia kerap berangkat ke pabrik sekitar pukul 16.00 Wib. Ia juga sempat mendapat kabar, bahwa sebelumnya si korban sempat mengajak istrinya ke pasar loak, namun istrinya lebih memilih beraktivitas dirumah alias memasak.
"Biasanya istrinya ikut kalau ke pasar loak. Dia kan sering ke sana, membeli barang-barang bekas yang bisa digunakan lagi. Nah, kebetulan kemarin istrinya enggak ikut," ujarnya.
Kami sebagai pemerintah daerah sidoarjo mengucapkan belasungkawa atas kejadian yang menimpa almarhum bapak Nukhin, semoga keluarga yang di tinggal tabah dan anaknya menjadi anak yang sholeh.
"Kami wakil dari pemerintah mengucapkan belasungkawa yang sangat mendalam, atas peristiwa ini," pungkas Wabup. (cat/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




