Kapolres AKBP Wahyu Sri Bintoro didampingi istri saat menyantuni yatim. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro menggelar doa bersama dan menyantuni anak yatim piatu di rumah dinas di Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kamis (9/5).
Kegiatan tersebut selain dimaksudkan untuk mendoakan lima polisi yang gugur saat diserang napi teroris di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Jakarta, juga dalam Rangka menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Hukum Polres Gresik serta keutuhan NKRI.
BACA JUGA:
- Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional JIIPE Serahkan Kantor Kepolisian Khusus Kawasan
- Komplotan Maling HP di Warkop Gresik Dibekuk, Satu Penadah Ikut Diamankan
- Perahu Pengangkut Besi Tua Tenggelam di Perairan Pelabuhan Gresik, Satu Tewas Dua Hilang
- Buron hingga ke Malang, Pelaku Pembacokan di Menganti Akhirnya Diringkus Polisi
“Kegiatan untuk mendoakan para anggota Polri yang gugur dalam tugas negara dan keamanan di Gresik," ujar dia.
Agenda doa bersama yang dihadiri PJU Polres Gresik dan Bhayangkari serta diikuti warga Randuagung RT 01 RW 03 itu juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu.
"Kami ucapkan terimakasih kepada masyarakat yang meluangkan waktunya untuk ikut mendoakan anggota Polri yang gugur saat tugas," jelas Kapolres.
"Kami mohon dukungan menjadikan Gresik Polisi Santri sesuai dengan ciri khas Kota Gresik sebagai Gresik Kota Wali dengan situasi wilayah yang kondusif," pungkas dia. (hud/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






