Senin, 18 November 2019 03:32

Ternak Lebah Tradisional, Nurdin Berdayakan 12 Pekerja Lokal

Minggu, 29 April 2018 17:00 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Suhaimi
Ternak Lebah Tradisional, Nurdin Berdayakan 12 Pekerja Lokal

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Adakah pekerjaan asyik dan seru yang bisa mendatangkan keuntungan besar?

Pertanyaan ini hanya bisa dijawab oleh Muhamnad Nurdin. Seorang entrepreneur asal Desa Rubaru Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep ini telah memberikan bukti kuat bahwa pekerjaan yang sekarang digeluti sangatlah seru.

Nurdin, bersama 12 orang pekerjanya, setiap hari hanya berurusan dengan sari bunga, lebah dan madu.

Alkisah, sekitar lima tahun yang lalu (2013), ia nekat membuka lahan ternak lebah di kampungnya. Usaha ini tergolong sedikit dilirik banyak orang. Maklum, mungkin sebagian orang berpikir pendek, bahwa lebah adalah makhluk kecil yang bertahan hidup di hutan dan celah-celah bebatuan. Makhluk jenis serangga ini tidak memiliki kaitan apapun dengan pengembangan ekonomi masyarakat.

Di benak Nurdin, lebah adalah serangga yang bisa mendatangkan keuntungan besar dan berlipat. Lebah adalah lahan pengembangan ekonomi keluarga.

Maka di awal 2013, tanpa ragu ragu-ragu, Nurdin merintis usaha ternak lebah tradisonal. Saat itu, ia berjibaku sendirian. Namun kerja kerasnya berbuah hasil. Pada tahun 2018, ini ia bisa menghasilkan 700 botol per panen. Omzet Nurdin bisa mencapai 105 juta per 45 hari, siklus masa panen lebah pada umumnya. Adapun harga per botol dipatok dengan harga sangat terjangkau, yakni 150 ribu rupiah.

"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur kepada Gusti Allah, lebah-lebah ini telah memberikan lapangan pekerjaan untuk saya dan orang lain," papar Nurdin.

Proses ternak lebah yang dilakukan Nurdin terbilang cukup unik. Sangat tradisional dan seru. Selama ini, ia seringkali pindah-pindah tempat guna mencari sari bunga untuk lebah-lebahnya. Di mana terdapat musim sari bunga, di disitulah Nurdin dan koloni lebahnya bermukim. Biasanya, ia sering masuk ke daerah Lenteng, Manding, dan Rubaru untuk mendapatkan sari bunga ternak lebahnya.

Setelah masa panen, madu asli dengan kualitas tinggi ini dikirim langsung kepada para pelanggan yang ada di wilayah Madura, Surabaya, Malang, Jakarta, Bandung dan Bali. "Nurdin, selamat dan sukses taretan."

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Minggu, 17 November 2019 01:29 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*71. Yawma nad’uu kulla unaasin bi-imaamihim faman uutiya kitaabahu biyamiinihi faulaa-ika yaqrauuna kitaabahum walaa yuzhlamuuna fatiilaan.(Ingatlah), pada hari (ketika) Kami panggil setiap umat dengan pemimpi...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...