“Bagi orang kecil atau kaum marhaen selalu menunggu kehadiran Pancasila, dan tugas kitalah untuk membantu mereka dan mewujudkan bhineka tunggal ika yang sesungguhnya,” pungkasnya.

(Gubernur Jatim didampingi ketua umum PBNU dan Uskup beserta ketua yayasan Universitas Katolik Darma Cendika menghadiri peresmian gedung barat Vidya Loka)
Sementara itu, Uskup Surabaya sekaligus Ketua Pembina Universitas Katolik Darma Cendika Vincentius Sutikno Wisaksono mengatakan, universitas ini merupakan rintisan kaum katolik yang ikut prihatin pada layanan pendidikan yang makin lama makin mahal. Oleh karena itu, universitas ini dari awal dikhususkan bagi yang ingin meneruskan ke perguruan tinggi namun kondisi ekonominya tidak memadai.
“Dengan adanya gedung baru yang cukup representatif ini kami berharap bisa memberi tempat layak dalam proses belajar mengajar,” harapnya.
Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan seminar nasional dengan tema “Pengamalan Pancasila, Kita Indonesia, Kita Bhinneka”. Pembicara seminar itu yaitu Ketua Umum PBNU Prof. Dr. KH. Said Agil Siradj, M.A, Wantimpres Mayjen Pol (Purn) Drs. Sidarto Danusubroto, SH, dan anggota DPR RI Dra. Eva Kusuma Sundari, MA, M.DE. (ian/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




