Sabtu, 07 Desember 2019 21:41

Pasca Kebakaran, Pendapatan Retribusi Pasar Legi Kota Blitar Turun Drastis

Kamis, 26 April 2018 19:55 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Akina Nur Alana
Pasca Kebakaran, Pendapatan Retribusi Pasar Legi Kota Blitar Turun Drastis
Pasar Legi Kota Blitar yang belum tersentuh perbaikan pasca kebakaran.

KOTA BLITAR, BANGSAONLINE.com - Pendapatan asli daerah (PAD) Kota Blitar dari retribusi pasar terus menurun. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Blitar, Widodo Saptono Yohanes.

Menurut dia faktor utama penyebab merosotnya PAD dari retribusi pasar itu karena terbakarnya Pasar Legi 2016 lalu. Tak bisa dipungkiri, Pasar Legi memang menjadi penyumbang terbesar PAD dari retribusi pasar. Terbukti sebelum terbakar pasar terbesar di Kota Blitar itu, per tahunnya bisa menyumbang PAD hingga Rp 500 juta. 

Namun pasca terbakar dari tahun ke tahun pendapatan dari retribusi pasar terus menurun. Pada 2016, pendapatan retribusi di Pasar Legi hanya mencapai Rp 434 juta setahun. Pendapatan itu terus mengalami penurunan pada 2017 hanya mencapai Rp 275 juta setahun.

"Pasar Legi menyumbang PAD paling banyak karena merupakan pasar terbesar. Setelah kebakaran banyak kios yang tutup karena kiosnya terbakar dan sampai sekarang belum dibangun ulang," papar Widodo Saptono Yohanes, Kamis (27/4).

Akibat kondisi itu, Pemkot Blitar secara bertahap juga menurunkan target pendapatan dari sektor retribusi pasar. Dari target pendapatan pada 2015 mencapai Rp 1 miliar, pada 2016 target pendapatannya diturunkan menjadi Rp 900 juta. Lalu, pada 2017, target pendapatan dari retribusi pasar turun lagi menjadi Rp 848 juta. 

"Saat ini pasar tradisional lain mulai menggeliat dan diharapkan bisa menyumbang PAD sehingga target dinaikan," imbuhnya.

Pihaknya berharap kucuran dana dari pemerintah pusat untuk revitalisasi Pasar Legi dengan segera terwujud. Tahun ini, Pemkot juga sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 635 juta untuk relokasi pedagang kalau sewaktu-waktu pembangunan Pasar Legi dimulai.

"Sepertinya sudah ada sinyal positif dari pemerintah pusat. Pemkot juga sudah menyiapkan dokumen perencanaan untuk revitalisasi Pasar Legi, termasuk alokasi anggaran untuk relokasi pedagang," pungkasnya. (ina/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 21 November 2019 23:31 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Meluasnya kabar keberadaan destinasi wisata alam pohon besar yang mempunyai akar seribu di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, membuat warga setempat penasaran. Kini, pohon akar seribu itu telah menjadi daya tarik da...
Senin, 02 Desember 2019 15:43 WIB
Oleh: Nico Ainul Yakin (Wakil Ketua DPW Nasdem Jawa Timur)HUT ke-8 Partai NasDem yang digelar DPW Partai NasDem Jawa Timur di JX International Surabaya (23/11/2019) lalu berjalan meriah dan sukses. Ribuan kader NasDem dari pelosok Jawa Ti...
Sabtu, 30 November 2019 20:10 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*76. Wa-in kaaduu layastafizzuunaka mina al-ardhi liyukhrijuuka minhaa wa-idzan laa yalbatsuuna khilaafaka illaa qaliilaan.Dan sungguh, mereka hampir membuatmu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekah) karena engkau h...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...