Senin, 26 Agustus 2019 12:54

Pasca Kebakaran, Pendapatan Retribusi Pasar Legi Kota Blitar Turun Drastis

Kamis, 26 April 2018 19:55 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Akina Nur Alana
Pasca Kebakaran, Pendapatan Retribusi Pasar Legi Kota Blitar Turun Drastis
Pasar Legi Kota Blitar yang belum tersentuh perbaikan pasca kebakaran.

KOTA BLITAR, BANGSAONLINE.com - Pendapatan asli daerah (PAD) Kota Blitar dari retribusi pasar terus menurun. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Blitar, Widodo Saptono Yohanes.

Menurut dia faktor utama penyebab merosotnya PAD dari retribusi pasar itu karena terbakarnya Pasar Legi 2016 lalu. Tak bisa dipungkiri, Pasar Legi memang menjadi penyumbang terbesar PAD dari retribusi pasar. Terbukti sebelum terbakar pasar terbesar di Kota Blitar itu, per tahunnya bisa menyumbang PAD hingga Rp 500 juta. 

Namun pasca terbakar dari tahun ke tahun pendapatan dari retribusi pasar terus menurun. Pada 2016, pendapatan retribusi di Pasar Legi hanya mencapai Rp 434 juta setahun. Pendapatan itu terus mengalami penurunan pada 2017 hanya mencapai Rp 275 juta setahun.

"Pasar Legi menyumbang PAD paling banyak karena merupakan pasar terbesar. Setelah kebakaran banyak kios yang tutup karena kiosnya terbakar dan sampai sekarang belum dibangun ulang," papar Widodo Saptono Yohanes, Kamis (27/4).

Akibat kondisi itu, Pemkot Blitar secara bertahap juga menurunkan target pendapatan dari sektor retribusi pasar. Dari target pendapatan pada 2015 mencapai Rp 1 miliar, pada 2016 target pendapatannya diturunkan menjadi Rp 900 juta. Lalu, pada 2017, target pendapatan dari retribusi pasar turun lagi menjadi Rp 848 juta. 

"Saat ini pasar tradisional lain mulai menggeliat dan diharapkan bisa menyumbang PAD sehingga target dinaikan," imbuhnya.

Pihaknya berharap kucuran dana dari pemerintah pusat untuk revitalisasi Pasar Legi dengan segera terwujud. Tahun ini, Pemkot juga sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 635 juta untuk relokasi pedagang kalau sewaktu-waktu pembangunan Pasar Legi dimulai.

"Sepertinya sudah ada sinyal positif dari pemerintah pusat. Pemkot juga sudah menyiapkan dokumen perencanaan untuk revitalisasi Pasar Legi, termasuk alokasi anggaran untuk relokasi pedagang," pungkasnya. (ina/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...