"Kita membangun kesempatan untuk siapapun (generasi milenial) mendapatkan mentoring untuk mendapatkan kredibilitas di bidang yang mumpuni seperti desainer, marketer, event orgenaiser maupun profesi-profesi lainnya, sehingga mereka bisa membangun kredibilitas dan track record yang baik," terang suami pesohor Arumi Bachsin itu.
Dalam diskusi tersebut Emil juga menyampaikan betapa posisi anak muda ditempatkan pada point penting dalam pembangunan yang ia jalankan.
"Saya sebagai kepala daerah pernah melakukan pembatalan satu konsep yang sudah matang, karena setelah saya rembugkan dengan teman-teman perwakilan muda mereka menawarkan konsep lain yang jauh lebih baik. Pembatalan ini tentunya tidak mudah, banyak orang bilang kenapa anak-anak diikutin. Bagi saya membangun itu ingin anak muda benar-benar dilibatkan, bahkan mulai tahap perencanaan," katanya.
Meski dianggap mewakili aspirasi anak muda, Emil meminta generasi milenial tetap kritis dan melihat dulu track record calon pempimpin yang dipilih. Misalnya mencari tau lewat mesin pencari google.
Hampir semua peserta ngopi bareng Emil menyampaikan rasa salut dan respeknya atas komitmen, program dan track recordnya. Menurut mereka selain cerdas, Cawagub nomor satu ini sangat paham apa yang dibutuhkan oleh masyarakat Jawa Timur saat ini, terutama generasi muda.
"Paparan Mas Emil tadi cukup memuaskan, penyampaiannya lugas dan mudah ditangkap. Saya sangat suka dengan program yang diusung, sangat mengerti dengan apa yang dibutuhkan generasi muda saat ini. Sukses untuk Mas Emil semoga apa yang dicita-citakan dapat tercapai," ungkap Murni anggota komunitas SMA/SMK Ponorogo. (*)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




