BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Ratusan warga yang tergabung dalam "Gerakan Masyarakat Bangkalan untuk Keadilan" menggelar demo di kantor BKPSDA, Rabu (4/4). Dalam demo itu, mereka mendesak agar dugaan kasus mutasi jabatan bodong diusut.
"Kami gabungan elemen masyarakat meminta ketua Baperjakat dan BKPSDA dipecat dan diadili. Usut dan telusuri terkait indikasi aliran uang dalam kasus mutasi 142 (+2) tanggal 23 Februari 2018," tegas koorlap demo Abd. Mobarok.
BACA JUGA:
- Warga Burneh Bangkalan Tangkap Pencuri Kotak Amal
- Sentuhan TMMD ke-128 Bangkalan di Rumah Pak Anis Hidupkan Asa di Tengah Kesederhanaan
- Polres Bangkalan Ringkus 5 Mafia Solar, Berawal dari Tumpahan Minyak yang Resahkan Warga
- Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Bangkalan, Tekankan Agar Bedah Rumah Tepat Sasaran
Pantauan di lokasi, demo tersebut berlangsung alot, hingga akhirnya sejumlah perwakilan massa dipersilakan masuk ke kantor Pemda Bangkalan untuk menyampaikan aspirasi. Perwakilan massa adalah Mat Sholeh, Mat Luwe, Abdul Hadi, Saiful Rijal dan Abdul Mobaruk.
Perwakilan massa ditemui Pj Bupati Bangkalan Indra Ranuh untuk menggelar dialog. "Karena belum ada kepastian, kami langsung ke BKPSDA untuk menyegel kantor tersebut," kata Abdul Mubarok.
"Kami terpaksa menyegel kantor atas dasar prasangka dugaan manipulasi surat
Keputusan SK dari Kamendagri," tutur koorlap. (bkl1/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




