Kamis, 13 Agustus 2020 04:00

​Waspadai, Cabai Rawit Penyumbang Inflasi Terbesar

Kamis, 29 Maret 2018 17:52 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Arif Kurniawan
​Waspadai, Cabai Rawit Penyumbang Inflasi Terbesar
Ilustrasi

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri menggelar rapat koordinasi. Rakor dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kediri, Enny Endarjati serta dihadiri oleh perwakilan dari Kantor Bank Indonesia Kediri, perwakilan dari OPD Pemkot Kediri, BPS Kota Kediri, dan KADIN Kota Kediri, Kamis (29/3).

Dalam paparannya, Enny mengatakan inflasi tahun kalender di Kota Kediri terendah di Jawa Timur. Inflasi tahun kalender di Kota Kediri sebesar 0,40% sedangkan Jawa Timur dan nasional berada diangka 0,77%. Untuk inflasi year on year (yoy) di Kota Kediri lebih rendah 2,18% sedangkan Jawa Timur dan Nasional sebesar 3,01% dan 3,18%.

Pada pembahasan rakor kali ini, Enny menjelaskan inflasi di Kota Kediri pada bulan Februari dipengaruhi oleh kenaikkan dari seluruh kelompok pengeluaran. Diantaranya, kelompok bahan makanan naik sebesar 0,83%; kelompok makanan jadi, rokok dan tembakau naik sebesar 0,11%; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar naik sebesar 0,07%; kelompok sandang naik sebesar 0,26%; kelompok kesehatan naik 0,04%; kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga naik 0,01%; serta kelompok transport, komunikasi, dan jasa keuangan naik sebesar 0,20%.

Selain itu, Enny juga mengungkapkan beberapa komoditas yang memeberikan sumbangan terbesar terhadap inflasi di Kota Kediri pada bulan Februari diantaranya,bawang putih, bensiin, tomat sayur, bawang merah, melon, cabai merah, emas perhiasan, rokok kretek filter, rokok kretek dan bandeng/bolu. Sedangkan komoditas yang memberi tekanan terbesar terhadap inflasi adalah daging ayam ras, telur ayam ras, wortel, kentang, terong panjang, pisang, sawi hijau, kol putih, labu siam/jipang, dan susu bayi.

Di bulan Maret ini, Enny mengajak TPID Kota Kediri untuk mewaspadai kenaikan harga pada beberapa kebutuhan masyarakat, terutama hargga bawang dan cabai rawit. Kenaikan itu berpotensi menjadi penyumbang terjadi inflasi. “Untuk itu saya berharap kinerja keras TPID Kota Kediri dalam mempertahankan dan terus menjaga sinergitas. Sehingga dapat menjaga keterjangkauan harga barang dan jasa di Kota Kediri untuk mengendalikan inflasi agar tetap rendah,” pesannya. (rif/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...