Sabtu, 22 September 2018 22:52

Ketua DPC PKB Trenggalek Dukung Program Madin Plus Berkelanjutan Gus Ipul-Puti

Rabu, 14 Maret 2018 16:19 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: Herman Subagyo
Ketua DPC PKB Trenggalek Dukung Program Madin Plus Berkelanjutan Gus Ipul-Puti
Ketua DPC PKB Trenggalek Kholik

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Ketua DPC PKB Trenggalek Kholik merespon positif 8 program yang ditawarkan oleh pasangan Gus Ipul-Puti. Salah satu program yang dinilai sangat mengena dan bisa dirasakan oleh masyarakat Trenggalek, yakni Program Madrasah Diniyah Plus Berkelanjutan atau disingkat Madin Plus Berkelanjutan.

"Program Madin Plus Berkelanjutan yang ditawarkan oleh pasangan Gus Ipul-Puti sangat pas buat Kabupaten Trenggalek. Mengingat di Trenggalek ini banyak sekali bertebaran Madrasah Diniyah. Untuk itu saya merespon positif program yang ditawarkan oleh Gus Ipul dan Mbak Puti ini," kata Kholik di kantor Sekretariat DPC PKB, Jalan Veteran, Trenggalek, Selasa (14/3).

Menurut Kholik, Program Madin Plus Berkelanjutan ini merupakan program lanjutan dari program Bosda Madin yang pernah dicetuskan oleh Gus Ipul semasa menjabat sebagai wakil gubernur Jawa Timur. Dan saat itu anggaran untuk Bosda Madin se-Jawa Timur total kurang lebih mencapai Rp 450 miliar. Lantaran begitu getolnya Gus Ipul pada dunia pendidikan Madrasah Diniyah ketika itu, pada akhirnya Gus Ipul ditahbiskan menjadi Bapak Madin Jawa Timur.

Disampaikan pula oleh Kholik, selama ini madrasah diniyah dalam perjalanannya sebelum adanya program Bosda Madin masih mengandalkan sistem swadaya. Dengan adanya Bosda Madin yang selanjutnya diperkuat dengan Program Madin Plus Berkelanjutan, tentunya akan membawa dampak positif bagi perkembangan proses belajar mengajar madin, khususnya di wilayah Kabupaten Trenggalek dan umumnya untuk Jawa Timur.

"Jadi, sebelum adanya Bosda Madin, proses belajar mengajar di madin ini sifatnya swadaya. Nah, dengan adanya Program Madin Plus Berkelanjutan dan Gus Ipul terpilih sebagai gubernur Jatim, saya yakin dunia pendidikan khususnya madrasah diniyah dan para tenaga pengajarnya akan lebih baik dan sejahtera," pungkasnya.

Masih menurut Kholik, madrasah diniyah itu merupakan pendidikan nonformal yang bertujuan menciptakan para pelajar agar memiliki akhlak yang mulia, dan takwa kepada Tuhan maha kuasa. Serta mengajarkan tentang salat dan memberikan tambahan pelajaran agama bagi pelajar. (man/rd)

Suparto Wijoyo
Senin, 17 September 2018 22:10 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEMOKRASI sejak mulanya adalah kerumunan yang meneguhkan kekuatan tanda kuasa sedang digumpalkan. Rakyat terlibat langsung untuk mengatur penyelenggaraan negara kota (polis) yang skala kepentingan maupun wilayahnya tidak seleba...
Selasa, 11 September 2018 13:55 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Cukup jelas pesan ayat studi ini, bahwa Allah SWT pasti menyayangi hamba-Nya yang mau be...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 22 September 2018 10:49 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Minggu, 16 September 2018 18:57 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Wisata susur sungai sekarang sudah ada di Kabupaten Tuban, tepatnya di Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding. Destinasi wisata susur sungai bernama Wisata Tubing ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kebuda...