Minggu, 24 Maret 2019 02:28

Ketua DPC PKB Trenggalek Dukung Program Madin Plus Berkelanjutan Gus Ipul-Puti

Rabu, 14 Maret 2018 16:19 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: Herman Subagyo
Ketua DPC PKB Trenggalek Dukung Program Madin Plus Berkelanjutan Gus Ipul-Puti
Ketua DPC PKB Trenggalek Kholik

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Ketua DPC PKB Trenggalek Kholik merespon positif 8 program yang ditawarkan oleh pasangan Gus Ipul-Puti. Salah satu program yang dinilai sangat mengena dan bisa dirasakan oleh masyarakat Trenggalek, yakni Program Madrasah Diniyah Plus Berkelanjutan atau disingkat Madin Plus Berkelanjutan.

"Program Madin Plus Berkelanjutan yang ditawarkan oleh pasangan Gus Ipul-Puti sangat pas buat Kabupaten Trenggalek. Mengingat di Trenggalek ini banyak sekali bertebaran Madrasah Diniyah. Untuk itu saya merespon positif program yang ditawarkan oleh Gus Ipul dan Mbak Puti ini," kata Kholik di kantor Sekretariat DPC PKB, Jalan Veteran, Trenggalek, Selasa (14/3).

Menurut Kholik, Program Madin Plus Berkelanjutan ini merupakan program lanjutan dari program Bosda Madin yang pernah dicetuskan oleh Gus Ipul semasa menjabat sebagai wakil gubernur Jawa Timur. Dan saat itu anggaran untuk Bosda Madin se-Jawa Timur total kurang lebih mencapai Rp 450 miliar. Lantaran begitu getolnya Gus Ipul pada dunia pendidikan Madrasah Diniyah ketika itu, pada akhirnya Gus Ipul ditahbiskan menjadi Bapak Madin Jawa Timur.

Disampaikan pula oleh Kholik, selama ini madrasah diniyah dalam perjalanannya sebelum adanya program Bosda Madin masih mengandalkan sistem swadaya. Dengan adanya Bosda Madin yang selanjutnya diperkuat dengan Program Madin Plus Berkelanjutan, tentunya akan membawa dampak positif bagi perkembangan proses belajar mengajar madin, khususnya di wilayah Kabupaten Trenggalek dan umumnya untuk Jawa Timur.

"Jadi, sebelum adanya Bosda Madin, proses belajar mengajar di madin ini sifatnya swadaya. Nah, dengan adanya Program Madin Plus Berkelanjutan dan Gus Ipul terpilih sebagai gubernur Jatim, saya yakin dunia pendidikan khususnya madrasah diniyah dan para tenaga pengajarnya akan lebih baik dan sejahtera," pungkasnya.

Masih menurut Kholik, madrasah diniyah itu merupakan pendidikan nonformal yang bertujuan menciptakan para pelajar agar memiliki akhlak yang mulia, dan takwa kepada Tuhan maha kuasa. Serta mengajarkan tentang salat dan memberikan tambahan pelajaran agama bagi pelajar. (man/rd)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...