Selasa, 11 Desember 2018 21:45

Ketua DPC PKB Trenggalek Dukung Program Madin Plus Berkelanjutan Gus Ipul-Puti

Rabu, 14 Maret 2018 16:19 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: Herman Subagyo
Ketua DPC PKB Trenggalek Dukung Program Madin Plus Berkelanjutan Gus Ipul-Puti
Ketua DPC PKB Trenggalek Kholik

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Ketua DPC PKB Trenggalek Kholik merespon positif 8 program yang ditawarkan oleh pasangan Gus Ipul-Puti. Salah satu program yang dinilai sangat mengena dan bisa dirasakan oleh masyarakat Trenggalek, yakni Program Madrasah Diniyah Plus Berkelanjutan atau disingkat Madin Plus Berkelanjutan.

"Program Madin Plus Berkelanjutan yang ditawarkan oleh pasangan Gus Ipul-Puti sangat pas buat Kabupaten Trenggalek. Mengingat di Trenggalek ini banyak sekali bertebaran Madrasah Diniyah. Untuk itu saya merespon positif program yang ditawarkan oleh Gus Ipul dan Mbak Puti ini," kata Kholik di kantor Sekretariat DPC PKB, Jalan Veteran, Trenggalek, Selasa (14/3).

Menurut Kholik, Program Madin Plus Berkelanjutan ini merupakan program lanjutan dari program Bosda Madin yang pernah dicetuskan oleh Gus Ipul semasa menjabat sebagai wakil gubernur Jawa Timur. Dan saat itu anggaran untuk Bosda Madin se-Jawa Timur total kurang lebih mencapai Rp 450 miliar. Lantaran begitu getolnya Gus Ipul pada dunia pendidikan Madrasah Diniyah ketika itu, pada akhirnya Gus Ipul ditahbiskan menjadi Bapak Madin Jawa Timur.

Disampaikan pula oleh Kholik, selama ini madrasah diniyah dalam perjalanannya sebelum adanya program Bosda Madin masih mengandalkan sistem swadaya. Dengan adanya Bosda Madin yang selanjutnya diperkuat dengan Program Madin Plus Berkelanjutan, tentunya akan membawa dampak positif bagi perkembangan proses belajar mengajar madin, khususnya di wilayah Kabupaten Trenggalek dan umumnya untuk Jawa Timur.

"Jadi, sebelum adanya Bosda Madin, proses belajar mengajar di madin ini sifatnya swadaya. Nah, dengan adanya Program Madin Plus Berkelanjutan dan Gus Ipul terpilih sebagai gubernur Jatim, saya yakin dunia pendidikan khususnya madrasah diniyah dan para tenaga pengajarnya akan lebih baik dan sejahtera," pungkasnya.

Masih menurut Kholik, madrasah diniyah itu merupakan pendidikan nonformal yang bertujuan menciptakan para pelajar agar memiliki akhlak yang mulia, dan takwa kepada Tuhan maha kuasa. Serta mengajarkan tentang salat dan memberikan tambahan pelajaran agama bagi pelajar. (man/rd)

Jumat, 07 Desember 2018 13:40 WIB
Oleh: Muchammad Toha*Terlalu pagi saya mendarat di Bandara Hang Nadim, karena untuk sampai di Batam tanpa transit di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng Jakarta dapatnya pesawat pagi. Maka, cukup alasan hotel untuk tidak memberikan kamar pada saya. Bah...
Senin, 03 Desember 2018 14:30 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  Waja’alnaa allayla waalnnahaara aayatayni famahawnaa aayata allayli waja’alnaa aayata alnnahaari mubshiratan litabtaghuu fadhlan min rabbikum walita’lamuu ‘adada alssiniina waalhisaaba wak...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...