Sabtu, 22 September 2018 22:52

Komunitas Tari Jepang Unesa Ukir Banyak Prestasi

Selasa, 13 Maret 2018 22:39 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: -
Komunitas Tari Jepang Unesa Ukir Banyak Prestasi

SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Komunitas Yosakoi Doya Doya, perkumpulan mahasiswa tari Jepang Unesa adalah komunitas yang bisa membawa pulang piala setiap tahunnya. Berdiri sejak 2005 di Unesa, komunitas Yosakoi Doya Doya nyatanya sudah banyak diminati terlebih oleh jurusan bahasa Jepang sendiri. Selalu memberi decak kagum pada penonton, komunitas yang beranggotakan sekitar 20-an orang itu telah membawa pulang setidaknya 12 penghargaan pada Festival Yosakoi Surabaya.

“Pernah menang Kostum terbaik, tarian terbaik, dan yang paling besar kami menang juara umum pada tahun 2013 dulu,” ungkap Trisna yang merupakan ketua dari komunitas.

Yosakoi sendiri merupakan tarian dari Jepang yang berciri khaskan pergerakan tangan dan kaki yang dinamis. Sambil menari, di kedua belah tangan, penari pria dan wanita segala umur membunyikan perkusi dari kayu yang disebut naruko. Untuk lagu sendiri, Komunitas Yosakoi Doya Doya selalu menggunakan lagu Tsukiyomi Yosakoi Wocho sebagai pengiringnya.

“Tari yosakoi itu bebas, lagunya bebas, kostumnya juga bebas, tapi untuk kami sendiri lagu yang sering di pakai itu lagu Tsukiyomi Yosakoi Wocho,” ucap Trisna.

Trisna mengaku jika kostum yang dipakai oleh komunitas Yosakoi Doya Doya biasanya dirancang sendiri oleh mereka, sebelum akhirnya di serahkan ke penjahit jika nanti akan mengikuti lomba ataupun di undang dalam satu acara.

Di Unesa sendiri, Yosakoi Doya Doya kerap mengisi kegiatan universitas, seperti pembukaan PKKMB, ataupun pembukaan acara seminar yang biasanya di selenggarakan di Auditorium fakultas Bahasa dan Seni Unesa. Tidak hanya terkenal di Unesa, komunitas tersebut pernah di undang oleh perusahaan Jepang di Pasuruan sebagai pembuka acara, yakni di PT Matsumura Itano Indonesia.

Selain itu, komunitas Yosakoi Doya Doya juga pernah tampil dalam acaraKarnaval Provider 3, Japan Pop Culture ataupun Festival Yosakoi Surabaya sendiri. Mendapat tawaran manggung, Yosakoi Doya Doya tentu mendapatkan bayaran dari acara yang di datangi nya, “biasanya dapat bayaran, uangnya ditabungan ke kas komunitas, nanti bisa buat beli make up atau baju” Ucap Trisna sembari tertawa.

Untuk bergabung ke komunitas Yosakoi Doya Doya, mahasiswa perlu mendafarkan diri sesuai jadwal yang ditentukan. Setiap tahunnya akan selalu ada anggota yang masuk, dan biasanya tidak hanya dari jurusan Jepang saja yang bergabung dengan komunitas ini. “Biasanya untuk belajar menari Yosakoi, membutuhkan waktu hingga 6 bulan. Targetnya mereka bisa menari dari gerakan awal hingga akhir,” imbuh Trisna.

Sebagai ketua, Trisna berharap jika Komunitas Yosakoi Doya Doya bisa lebih di kenal lagi oleh banyak orang, dan tetap membawa pulang piala penghargaan dari Festival Yosakoi Surabaya setiap tahunsesuai dengan apa yang sudah di capai mereka hingga saat ini. (*)

Sumber: *Retno A W
Suparto Wijoyo
Senin, 17 September 2018 22:10 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEMOKRASI sejak mulanya adalah kerumunan yang meneguhkan kekuatan tanda kuasa sedang digumpalkan. Rakyat terlibat langsung untuk mengatur penyelenggaraan negara kota (polis) yang skala kepentingan maupun wilayahnya tidak seleba...
Selasa, 11 September 2018 13:55 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Cukup jelas pesan ayat studi ini, bahwa Allah SWT pasti menyayangi hamba-Nya yang mau be...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 22 September 2018 10:49 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Minggu, 16 September 2018 18:57 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Wisata susur sungai sekarang sudah ada di Kabupaten Tuban, tepatnya di Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding. Destinasi wisata susur sungai bernama Wisata Tubing ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kebuda...