Rabu, 17 Juli 2019 12:45

Dukung Swasembada, PTPN X Tanam Kedelai di Lahan HGU Djengkol Kediri

Kamis, 01 Maret 2018 23:45 WIB
Wartawan: Arif Kurniawan
Dukung Swasembada, PTPN X Tanam Kedelai di Lahan HGU Djengkol Kediri
General Manajer Pabrik Gula Pesantren Baru Koes Darmawanto bersama Direktur operasional PTPN X Mustakhim serta pimpinan pabrik gula dibawah naungan PTPN X saat menanam kedelai di lahan Djengkol Kediri. Foto: Arif Kurniawan/BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Dukung program pemerintah yaitu Swasembada Pajale (Padi, Jagung, Kedele) di tahun 2019, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X melakukan optimalisasi lahan dengan menanam kedelai di HGU Djengkol, Kediri, Kamis (1/3). 

Penanaman kedelai ini sebagai pengganti tanaman pupuk hijau yang selama ini ditanam dengan tujuan mengembalikan unsur hara tanah sehingga kauburan tanah tetap terjaga.

Di tengah menurunnya luasan panen kedelai nasional pada tahun 2016 yaitu hanya 576.987 hektar (ha), pada tahap awal ini PTPN X berupaya melakukan optimalisasi lahan dengan menanam kedelai di lahan HGU miliknya seluas 30 Ha. Penanaman kedelai dengan varietas Aniasmom ini memiliki potensi produktivitas minimal 2 Ton/Ha.

Direktur operasional PTPN X Mustakhim mengatakan, pengelolaan on farm kedelai akan dilakukan oleh tim HGU Diengkol dan dibantu oleh Pusat Penelitian (Puslit) Jengkol. Pengelolaan on farm ini akan menerapkan Standard Operating Premium (SOP) yang benar, mulai dari pembajakan hingga panen. Nantinya pengelolaan on farm akan memakan waktu kurang lebih 120 hari. Sedangkan panen kedelaj akan dilakukan 90hari setelah masa tanam. 

"Tahun 2018-2019 ini diprediksi permintaan kedelai akan meningkal. Dengan adanya penanaman kedelai dan dihmiang dengan pengelolaan dari sisi on farm, PTPN X dapat berkontribusi sebagai produsen benih kedelai yang berkualitas. lni merupakan bentuk tanggung iawab PTPN X terhadap program pemerintah yang berujung pada terwuiudnya Swasembada Pajale," ungkapnya.

Hasil panen kedelai tahun 2018 ini akan terus dipantau dan dievaluasi secara berkala, dari sisi pengelolaan, produktivitas, hingga kualitas hasil. Evaluasi tersebut nantinya akan digunakan untuk pengembangan tanam kedelai tahun 2019. Ke depannya, lahan di HGU Djengkol seluas 900 Ha juga akan dimanfaatkan sebagai areal tanam kedelai. (rif/ian)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Sabtu, 06 Juli 2019 15:08 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...