Menangkan Pilkada 2018, Demokrat Jatim Siapkan Gerakan "Polo Pendem"

Menangkan Pilkada 2018, Demokrat Jatim Siapkan Gerakan "Polo Pendem" Khofifah didampingi Emil Dardak saat memberi sambutan di acara penutupan Rakerda Partai Demokrat Jatim di Tulungagung.

"Tadi ketika saya di Pantai Gemah semua jadi biru. Kalau hatinya membiru, langit akan membiru. Kalau belum diinstruksikan saja kaya gitu apalagi sudah," ujarnya.

Khofifah mengajak seluruh kader agar bersama-sama bekerja keras untuk memenangkan Pilgub. Mengingat kerja kerasnya tidak ada apa-apa tidak diikuti kerja keras oleh komandan-komandan (ketua tim pemenangan, red)di Jatim karena tunggu instruksi Pakde Karwo.

Mantan menteri sosial itu menilai nomer urut Partai Demokrat membawa arti tersendiri. Angka satu ditambah angka empat, menjadi lima. Angka lima adalah hitungan sholat lima waktu, dan rukun islam ada lima.

Dalam Pileg sebelum Demokrat dapat nomer urut 7. Tapi sekarang tujuh kali dua jadi 14. Artinya Allah SWT memberi kelipatan 7x2. Semoga Allah beri kesuksesan," terangnya.

Khofifah memohon dukungan dari tingkat bawah, baik yang nampak maupun tidak nampak. Pihaknya terus berdoa dan kerja keras untuk kemajuan massa depan Jatim yang akan mendatang.

Sementara SBY, berharap Demokrat menang kembali dengan memperoleh nomer urut 14. Keyakinan tersebut terlihat karena Kerajaan Mojopahit mengalami kejayaan pada abad ke-14.

"Semoga bikin Jatim gemilang sepeti abad ke-14 yang dulu Kerajaan Mojopahit jaya. Demokrat bangkit jaya dan menang. Memenangkan Pilkada Jatim, menang 2018 kemudian menang 2019," harapnya.

Mantan Menkopolhukam tersebut menegaskan bahwa mulai saat ini semua kadernya wajib memenangkan calon yang diusung partai 27 Juni mendatang. Ikhtiar pasangan calon dengan tim sukses harus dikolaborasikan dan disinergikan, sehingga kampanye di masing-masing daerah tiada hari tanpa menyampaikan calon yang diusung karena dapat merubah lebih baik.

SBY meminta agar jika ketemu masyarakat dapat menjelaskan alasan partai mengusung paslon Khofifah - Emil. Mengingat Demokrat tidak asal mengusung karena melihat harus melihat integritas, kapabilitas dan rekam jejaknya. (mdr/ian)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO