Jumat, 24 Mei 2019 05:04

Kreatif, Warga Kanigoro Blitar Ubah Sandal Jepit Biasa Jadi Trendi

Minggu, 18 Februari 2018 19:14 WIB
Wartawan: Akina Nur Alana
Kreatif, Warga Kanigoro Blitar Ubah Sandal Jepit Biasa Jadi Trendi
Salah satu contoh hasil karya seni ukirnya di sandal jepit.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Sandal jepit sudah menjadi item wajib untuk dimiliki setiap orang. Namun model sandal jepit yang polos justru sering menimbulkan kesan membosankan. Ditangan Herlis Nurdianto, Warga Desa Minggirsari, Kecamatan Kanigoro sandal jepit diubah menjadi sandal gaya. Berbeda dengan sandal jepit pada umumnya Herlis menambahkan lukisan dengan mengukir diatas sandal jepit.

Disela-sela kesibukannya sebagai karyawan toko bangunan, dia menyempatkan melukis diatas sandal jepit, hal itu dilakukan karena permintaan melukis sandal, tergolong ramai. 

“Sambil bekerja biasa ya sehari bisa melukis hingga dua pasang sandal jepit," ungkap Herlis Nurdianto, Minggu (18/2).

Dia menjelaskan, awal mula menekuni melukis sandal jepit hanya karena iseng. Karena sandal jepit miliknya sering hilang. Sehingga muncul ide untuk memberi tanda sandal jepit yang digunakannya sehari-hari. "Awalnya saya beri tanda lukisan lambang grup band Slank di sandal jepit yang biasa saya gunakan sehari-hari," tuturnya.

Karena dinilai unik, kemudian banyak temannya yang memesan sandal yang sudah dilukis kepadanya. Saat ini dirinya rata-rata menerima pesanan lukisan hingga 20 pasang sandal setiap minggunya. Tak hanya lukisan bergambar lambang grup band Slank namun juga motif lainnya. disangka semakin hari semakin banyak pesanan. 

Konsumennya juga bukan hanya warga lokal Blitar Raya, tapi juga ada yang dari luar daerah, seperti Surabaya, Probolinggo dan lainnya. “Sekarang banyak yang pesan dengan berbagai motif lukisan. Ada yang lukisan tokoh kartun dan tulisan nama pemilik. Dalam seminggu bisa sekitar 20 pasang yang laku terjual," imbuhnya.

Dalam melukis Herlis menggunakan alat seadanya. Pria 26 tahun yang belajar melukis secara ototidak ini awalnya menggambar sketsa diatas sandal menggunakan pensil. Kemudian dilanjutkan mengukir sandal berbahan dasar karet itu dengan kikir berukuran kecil. 

"Prosesnya mudah hanya tinggal diberi sketsa lalu diukir tanpa harus diberi tambahan apa-apa. Bahan bakunya hanya sandal jepit karet," jelasnya.

Hasil karyanya dihargai Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu per pasang sandal, menyesuaikan kerumitan lukisan. Dari harga itu, dirinya mampu meraup keuntungan hingga lebih dari satu juta rupiah, setiap bulannya saat pesanan sedang ramai. "Jika sedang ramai ya lumayan bisa buat tambahan penghasilan," pungkas Herlis. (ina/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...