Bupati Fadeli menerima buku tentang ekonomi syariah dari Direktur Pusat Kajian Strategis Baznas Irfan Syauqi Beik.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Bupati Lamongan Fadeli memiliki keinginan agar Lamongan bisa menjadi role model berkembangnya ekonomi syariah. Keinginan itu dibuktikan dengan mengundang Direktur Pusat Kajian Strategis Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Irfan Syauqi Beik untuk membantu merumuskan road map ekonomi syariah di Lamongan.
Focus Group Discussion (FGD) itu dipimpin langsung Fadeli di Guest House Pemkab Lamongan, Senin (8/1). Hadir dalam diskusi kecil itu, Sekkab Yuhronur Efendi dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan menjadi penggerak berkembangnya ekonomi syariah di Lamongan.
BACA JUGA:
- Upaya Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Lamongan Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng
- Genjot Produktivitas Padi, Bupati Lamongan Salurkan Combine Harvester
- Lantik 34 Pejabat, Bupati Lamongan Tekankan Profesionalisme dan Integritas
- Viral Isu Dugaan Perselingkuhan Camat Karanggeneng, Ini Kata Sekda Lamongan
Seperti Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Sulastri, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mohammad Nalikan, dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Mohammad Zamroni. Juga ada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kusnul Yaqin dan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Anang Taufik.
"Saya sudah sejak lama kepikiran untuk mengembangkan ekonomi syariah di Lamongan. Apalagi kemarin juga sudah diberi mandat oleh Ketua MUI KH Ma’ruf Amin. Ayo bergerak, dan saya siap secara formal untuk memimpin langsung gerakan ini," ujarnya.
Setelah berdiskusi panjang dengan Irfan Syauqi Beik, Bupati Fadeli berkesimpulan harus ada road map yang disusun tim ahli agar inisiasi itu bisa sukses. Itu berkaca dari sukses road map pertanian jagung modern yang mampu melonjakkan produksi hingga 64 persen, dari 370 ribu ton menjadi 570 ribu ton.
Irfan Syauqi Beik sebelumnya mengaku cukup terkejut, ada kepala daerah yang punya niatan kuat untuk kembangkan ekonomi syariah. “Ini luar biasa. Insya Allah akan bisa dengan niatan kuat ini. Apalagi Lamongan tidak memulai dari nol, tapi sudah ada potensi yang tinggal ditata saja,“ katanya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




