Kepala Desa Tejo, Qomarudin mengatakan, gebyar shalawat yang digelar pada malam pergantian tahun ini merupakan momentum strategis untuk bersyukur, untuk introspeksi diri apa yang telah dikerjakan para jamaah pada tahun 2017.
"Tahun 2018 kita semua harus lebih baik lagi," ucap Qomarudin saat memberikan sambutan di hadapan ribuan jamaah.
"Malam ini juga momentum untuk membangun kebersamaan, persaudaraan yang tak lain melalui media shalawat," tandasnya.
Dia sangat mengapresiasi para jamaah yang hadir, khususnya para remaja. Sebab malam tahun baru di kota-kota besar dirayakan dengan hura-hura, hingga mabuk-mabukan minuman keras.
"Tapi di Bojonegoro khususnya di Desa Tejo ini para pemuda merayakan dengan bershalawat bersama. Mudah-mudahan berkat shalawat hidup semakin nikmat, selalu dilindungi Allah SWT dan panjang umur," kata dia menambahkan. (nur/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




