Indonesia Negara Besar, Tapi Jadi Sarang Penyamun

Indonesia Negara Besar, Tapi Jadi Sarang Penyamun Para pembicara saat foto bersama usai acara. Foto: YUDI ARIANTO/BANGSAONLINE

"Saat Rasulullah menginjak usia 25 tahun, beliau menjadi konglomerat. Tidak tangggung-tanggung mahar yang dipakai untuk melamar Siti Khadijah waktu itu sebanyak 62 unta," tandasnya.

Sementara Arif Afandi menambahkan bahwa spirit kebangkitan umat menurutnya Bangsa Indonesia sudah melalui dua kebangkitan. Ia mencontohkan kebangkitan pertama yakni era berdirinya ormas Islam Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. Pada masa merintis kemerdekaan itu, Islam sudah menjadi inti dari perjuangan Indonesia. 

"Muhammadiyah mendirikan sekolah-sekolah sedangkan NU mendirikan pesantren-pesantren yang pada akhhirnya banyak santri berkorban jiwa dan raga pada pertempuran Surabaya," jelas Ketua Himpunan Pengusaha Nahdliyin Jatim.

Kebangkitan kedua menurutnya adalah karena pendidikan yakni para lulusan madrasah bisa bersekolah di umum karene SKB Tiga Menteri waktu itu. "Penguasaan politik selain kaya harus pinter, makanya harus sekolah," tutur Pemimpin Umum Majalah Aula NU.

Terkait kebangkitan ketiga, menurutnya, ada kelompok kelas menengah baru muslim. Mereka adalah kelompok yang mapan secara ekonomi. "Pemerintah harus bisa mengakomodir menyongsong kebangkitan kekuatan ekonomi baru tersebut," pesannya. 

Arif berharap pertumbuhan kaum kelas menengah ekonomi yang terus berkembang itu jangan sampai dipersempitkan lagi dengan mengganti sistem yang sudah ada (NKRI). "Analogi yang bisa saya contohkan ibaratnya, bus sudah ada tinggal berangkat atau membuat bus dulu baru berangkat. Pilih yang mana?" pungkasnya. 

Oase Bangsa tersebut juga dihadiri narasumber yang lain seperti Prof. Joni Hermana, Ph.D (Rektor ITS Surabaya), Ustad Muhammad Yunus (GUIB Jatim) serta Prof. DR. Zainuddin Maliki (Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surabaya). (ian/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Ditjen Bea Cukai Ditegur Menkeu Terkait Oknum Penjual Pita Rokok':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO