Sabtu, 21 September 2019 21:25

Tepis Pernyataan Ketua DPC PDIP, Ketua DPC Demokrat Sebut Angka Kemiskinan Trenggalek Menurun

Rabu, 22 November 2017 20:49 WIB
Wartawan: Herman Subagyo
Tepis Pernyataan Ketua DPC PDIP, Ketua DPC Demokrat Sebut Angka Kemiskinan Trenggalek Menurun
Mugianto

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Pernyataan Ketua DPC PDIP Kabupaten Trenggalek, Doding Rachmadi di akun sosialnya yang menyebut bahwa angka kemiskinan kabupaten Trenggalek mengalami kenaikan dari tahun 2015 hingga 2016, dibantah oleh ketua DPC Partai Demokrat, Mugianto.

Menurut Mugianto, angka kemiskinan Kabupaten Trenggalek justru mengalami penurunan dari 13,39% di tahun 2015 atau sebanyak 92.170 jiwa, menjadi 13,24% di tahun 2016 atau menjadi 91.490 jiwa.

"Penurunan angka kemiskinan Kabupaten Trenggalek ini sesuai dengan Tabel Kemiskinan Provinsi Jawa Timur tahun 2015-tahun 2016. Hal ini menunjukkan sinergitas Program Gertak (Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan dan Kerentanan) Kabupaten Trenggalek membuahkan hasil," paparnya.

"Jadi tidak benar tudingan yang disampaikan Ketua DPC PDIP Trenggalek yang menyebutkan angka kemiskinan Kabupaten Trenggalek mengalami kenaikan di kurun tahun 2015 sampai 2016," ungkap Mugianto.

Sebelumnya, Doding Rachmadi memposting sebuah tulisan di akun sosialnya, bahwa angka kemiskinan Kebupaten Trenggalek mengalami peningkatan dari 267.274 jiwa di tahun 2015, menjadi 272.792 jiwa di tahun 2016.

"Pernyataan tersebut bersumber dari angka kemiskinan mikro. Sedangkan untuk menilai keberhasilan penurunan kemiskinan maupun kegagalan menurunkan angka kemiskinan suatu daerah itu seharusnya merujuk pada data makro, bukannya data mikro," tepis Mugianto.

Dijelaskan Mugianto, data kemiskinan daerah ada dua, yaitu data makro dan mikro. Data makro merupakan gambaran umum kondisi kemiskinan daerah-daerah. Data makro inilah yang biasanya digunakan sebagai ukuran kemiskinan daerah.

Sementara untuk data mikro, digunakan untuk jangkauan sasaran bantuan program penanganan kemiskinan. Data kemiskinan mikro ini akan sulit turun, karena semakin lama itu akan semakin banyak program bantuan pengentasan kemiskinan yang dikucurkan, sehingga angkanya sangat dimungkinkan akan semakin banyak.

"Penurunan angka kemiskinan ini menunjukkan Program Gertak yang diinisiasi oleh Bupati Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, dan Wakil Bupati H. Moch. Nur Arifin ini berhasil. Memang angka penurunannya masih minim, karena saat ini pemerintah daerah masih fokus ke dalam pemantapan pondasi. Saya meyakini angka penurunan ini akan semakin tinggi di tahun-tahun berikutnya," pungkasnya. (man/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Sabtu, 21 September 2019 15:30 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...