Gus Ipul: Ikut Kiai, Sampai Mati

Gus Ipul: Ikut Kiai, Sampai Mati Gus Ipul, Cak Imin serta Gus Irsyad usai menerima piagam serta selempang penghargaan saat acara Semarak Heroik Santri dan Pemecahan Rekor MURI Hafalan Nadzom Aqidatul Awam dan Aqoid 50, Selasa (8/11) malam.

“Kami ingin meneruskan peninggalan kiai, wali songo, maupun pendiri Nahdlatul Ulama. Begitu ditetapkan hari santri, maka kami membuat kegiatan yang menyerukan dan membangkitkan santri terutama di Pasuruan melalui Heroik Santri ini,” jelasnya.

Melalui Semarak Heroik Santri kali ini, menurutnya, santri Pasuruan telah melaksanakan perubahan untuk Indonesia dengan memecahkan Rekor MURI Hafalan Nadzom Aqidatul Awam dan Aqoid 50 itu.

Penghargaan Rekor MURI tersebut diserahkan oleh perwakilan MURI dan diterima oleh Bupati Pasuruan selaku pemrakarsa dan Ketua LP Ma’arif NU Pasuruan selaku penyelenggara, serta tercatat dalam Rekor MURI urutan ke-8.203.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua LP Ma’arif NU Kab. Pasuruan melalui Rais Syuriah PCNU Pasuruan KH. Muzakki Birrul Alim memberikan gelar Panglima Santri Nusantara kepada Dr. (Hc). H. Abd. Muhaimin Iskandar, atas jasanya yang telah memprakarsai Hari Santri Nasional. Gelar Komandan Santri Jatim juga disematkan kepada Wagub Jatim Saifullah Yusuf, yang selama ini selalu mengunjungi pondok pesantren dalam setiap kegiatan dan sowan kepada kiai maupun ulama.

Tidak ketinggalan dalam ‘malam penganugerahan’ itu, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, juga dinobatkan sebagai tokoh Penggerak Madrasah Diniyah Kabupaten Pasuruan. Penganugerahan itu diberikan kepada Gus Irsyad atas dedikasinya selama ini terhadap keberlangsungan Madin di Kabupaten Pasuruan. (ian/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Buntut Video Joget Viral di Pasuruan, Oknum Kepala Sekolah Diberi Sanksi':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO