Rabu, 12 Desember 2018 11:10

RS Terapung Ksatria Airlangga Ikut Semarakkan Festival Bawean

Senin, 30 Oktober 2017 16:41 WIB
Wartawan: Yudi Arianto
RS Terapung Ksatria Airlangga Ikut Semarakkan Festival Bawean
Kapten Kapal Mudatsir, saat diwawancarai wartawan di atas geladak Kapal RS Terapung Ksatria Airlangga. Foto: YUDI/BANGSAONLINE

BAWEAN, BANGSAONLINE.com - Ada yang menarik perhatian warga maupun wisatawan lokal saat penutupan Festival Budaya di Pulau Bawean, Sabtu (28/10) kemarin. Sebuah kapal berjenis phinisi berwarna putih serta berbendera dominan biru-kuning itu telah sandar di Pelabuhan Bawean Sangkapura, sebelum kedatangan kapal cepat Express Bahari BE yang dinaiki Wagub Jatim Saifullah Yusuf beserta rombongan dari Pemprov Jatim.

Belakangan diketahui, kapal phinisi yang sandar itu merupakan sebuah rumah sakit bernama RS Terapung Ksatria Airlangga. Kapal RST Ksatria Airlangga itu juga mempunyai agenda yang sama seperti Gus Ipul, sapaan karib Wagub Jatim, yakni dalam rangka penutupan Festival Bawean. 

Menurut informasi dari Kapten Kapal Mudatsir, RST Ksatria Airlangga sudah sandar di Dermaga Sangkapura sejak Rabu (25/10) malam. "Komposisi para awak kapal ada enam ABK termasuk kapten, direktur, paramedis sebanyak empat orang, ada mahasiswa dari FK Unair, serta pengawas yayasan. Total jumlah awak RST sebanyak 19 orang," jelas pelaut asal Makassar itu. 

Sementara Wakil Dekanat Fakultas Kedokteran Unair dr Sulis Bayusentono, Sp.OT mengatakan, RST Ksatria Airlangga merupakan sebuah rumah sakit terapung yang dibangun oleh para alumni Universitas Airlangga Surabaya, khususnya Fakultas Kedokteran (FK). 

"Gagasan tersebut awalnya tercetus oleh Dokter Agus (Direktur RST Ksatria Airlangga, red), kira-kira setahun yang lalu saat temu alumni. Kami merasa sudah saatnya untuk melakukan suatu pengabdian kepada masyarakat melalui dunia kesehatan. Kami lalu sepakat untuk membuat sebuah kapal," cerita dr Sulis kepada BANGSAONLINE.

Dokter Spesialis Orthopaedi & Traumatologi RSUD dr Soetomo itu menjelaskan, berlayarnya kapal RST Ksatria Airlangga tersebut juga dalam rangka soft launch ke Pulau Bawean karena bertepatan dengan Festival Bawean. 

"Dan ternyata sambutan masyarakat Bawean luar biasa. Kita mengira pasien yang berobat itu sekian ternyata yang datang dua kali lipat. Benang jahit pun sampai kehabisan," ucapnya bersemangat.

Sulis menyebutkan, ada sekitar 300 pasien yang berhasil dilayani RST sejak kedatangannya pada Rabu (25/10) malam lalu. Untuk pelayanan operasi berupa minor surgery (bedah ringan) RST sudah melayani sebanyak 150 lebih pasien. Hingga Minggu (29/10) kemarin mereka stop pelayanan karena menghabiskan yang sudah terdaftar.

Perlu diketahui, kapal RST Ksatria Airlangga akan bertolak dari Pulau Bawean menuju Pelabuhan Gresik kemudian Surabaya. Sambil menunggu grand launching, kapal tersebut akan melengkapi diri dengan peralatan medis tambahan. 

Setelah diresmikan oleh RI 1 atau RI 2, rencananya kapal akan bertolak menuju ke Kepulauan Madura. "Kami akan singgah ke Pulau Raas, Kangean, Masalembu dan sekitarnya." pungkas Kapten Kapal Mudatsir, yang sudah melaut selama 20 tahun lebih itu. (ian)

Jumat, 07 Desember 2018 13:40 WIB
Oleh: Muchammad Toha*Terlalu pagi saya mendarat di Bandara Hang Nadim, karena untuk sampai di Batam tanpa transit di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng Jakarta dapatnya pesawat pagi. Maka, cukup alasan hotel untuk tidak memberikan kamar pada saya. Bah...
Senin, 03 Desember 2018 14:30 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  Waja’alnaa allayla waalnnahaara aayatayni famahawnaa aayata allayli waja’alnaa aayata alnnahaari mubshiratan litabtaghuu fadhlan min rabbikum walita’lamuu ‘adada alssiniina waalhisaaba wak...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...