Rabu, 12 Mei 2021 02:31

Dispora Jatim Gelar Pesona Budaya dan Pariwisata Bawean 2017

Jumat, 27 Oktober 2017 22:03 WIB
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Dispora Jatim Gelar Pesona Budaya dan Pariwisata Bawean 2017
Wabup Moh. Qosim ketika mengenakan pakaian adat Bawean.

GRESIK, BANGSONLINE.com - Dispora Jawa Timur mengadakan pagelaran pesona dan pariwisata pulau Bawean tahun 2017, Kamis (26/10/2017) kemarin. Perhelatan ini merupakan kali pertama diselenggarakan di Kepulauan Bawean.

Kegiatan itu dibuka oleh Wakil Bupati Moh. Qosim di Alun-alun Sangkapura. Nampak antusias masyarakat Bawean yang sangat besar terlihat pada saat pembukaan acara tersebut.

Dalam sambutannya, wabup mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Dia menyatakan, kegiatan pagelaran pesona dan pariwisata tidak akan berjalan sukses dan meriah tanpa adanya dukungan dan partisipasi semua pihak.

“Kami ucapkan terima kasih karena Bawean dipercaya sebagai tempat penyelenggaraan Gelar Pesona Budaya dan Parisiwata tahun 2017. Terlebih atas dukungan semua pihak dan partisipasi masyarakat yang hadir dan turut mensukseskan pagelaran yang akan berlangsung dua hari ini,” ujarnya.

BACA JUGA : 

Tambah Penerbangan ke Kepulauan, Pemkab Sumenep Teken MoU dengan PT. SAC

Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI Kunjungi Wisata Alam Setigi Gresik

Wisata Setigi Sekapuk Gresik Tambah Wahana Kolam Banyu Gentong

Tiga Hari Qosim-Alif Sapa Warga Pulau Bawean

Menurut Wabup, Kabupaten Gresik, khususnya di Bawean, mempunyai kesenian, budaya, dan tradisi yang unik. Salah satu contoh adalah tarian Zavin Mandailing yang ditampilkan pada perhelatan pesona dan pariwisata. Tarian tradisional ini bersifat edukatif dan sekaligus menghibur, digunakan sebagai media dakwah pada era penyebaran agama Islam.

Wabup berharap agar kepada masyarakat Bawean agar tetap menjaga kesenian, budaya, dan tradisi yang dimiliki agar tidak tergerus zaman.

Sementara dalam pembukaan Gelar Pesona Budaya dan Wisata Bawean 2017 juga ditampilkan atraksi kesenian lokal Bawean lainnya seperti pencak silat dan seni dekker yang berasal dari kata Dzikir dengan diiringi rebana berukuran besar.

Sementara Kepala UPT Taman Budaya Jatim Sukatno mengatakan bahwa kegiatan Gelar Pesona Budaya dan Pariwisata Bawean bertujuan untuk mendorong peningatan kesenian di kepulauan Bawean supaya lebih dikenal di masyarakat Jawa Timur, bahkan Internasional.

“Bawean kaya dengan kesenian dan budaya, terlebih ditunjang dengan destinasi wisata yang sangat eksotis. Sehingga kami yakin, Bawean nantinya akan mampu dikenal oleh masyarakat lokal bahkan mancanegara,” katanya.

Dia mendorong kepada pemerintah Kabupaten Gresik untuk selalu meningkatkan kapasitas guna menunjang keberadaan kesenian dan sektor pariwisata di Bawean agar dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. (hud/rev)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Selasa, 11 Mei 2021 06:09 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Penangkapan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat mengagetkan banyak pihak. Terutama karena itu terkenal sebagai pengusaha kaya raya. Bahkan mengaku punya 36 perusahaan.Tapi Dahlan Iskan mengaku kaget dan tidak kaget? Kena...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...