Puluhan Supeltas mendapatkan pengarahan dari Kasatlantas Polres Blitar AKP Argya Satria Bawana. Foto: istimewa
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 48 Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) atau yang jamak disebut 'Pak Ogah' itu mendapat pembinaan dari Satlantas Polres Blitar. Para Supeltas yang tersebar di 12 titik persimpangan jalan di Kabupaten Blitar itu dikumpulkan di Mapolres Blitar, Rabu (18/10).
Dalam sambutannya, Kasatlantas Polres Blitar AKP Argya Satria Bawana mengatakan, akan membekali para 'Pak Ogah' tersebut dengan pemahaman serta pengaturan lalu lintas sebelum terjun menjadi sukarelawan.
BACA JUGA:
- Siswi 14 Tahun di Kota Blitar Diduga Jadi Korban TPPO, Polisi Selidiki Jaringan Pelaku Mucikari
- Diduga TPPO, Siswi 14 Tahun di Kota Blitar Jadi Pemuas Pria Hidung Belang, Polisi Amankan Mucikari
- Sudah Ditutup Permanen, Perlintasan Kereta Api di Srengat Blitar Kembali Telan Korban Jiwa
- Penipuan Uang Mainan Sasar Pedagang Lansia di Blitar, Polisi Buru Pelaku
"Tujuannya adalah karena masih banyaknya masyarakat yang menganggap keberadaan polisi cepek atau pak ogah sebagai suatu kesalahan. Padahal selama ini mereka sudah banyak membantu mengatur lalu lintas di persimpangan-persimpangan," jelas Argya, Rabu (18/10).
Argya menambahkan, selain pembinaan, beberapa sarana penunjang pengatur lalu lintas seperti rompi jalan dan peluit juga diberikan kepada Supeltas tersebut. Mereka juga akan dibekali dengan tata cara penanganan laka lantas.
"Setelah adanya pelatihan ini kami berharap masyarakat ke depan tidak memandang sebelah mata keberadaan Supeltas ini, dan Supeltas bisa memaksimalkan tugas mereka. Selama ini mereka dinilai mampu membantu kepolisian dan pengguna jalan," tegasnya.
Satori (54) salah satu Supeltas yang mengikuti pelatihan tersebut mengaku senang sekali mendapatkan pembinaan dan pelatihan dari Satlantas Polres Blitar. Selain menambah ilmu tentang lalu lintas, pria yang sehari-hari mengatur Lalin di Pertigaan Bambang, Kesamben, itu juga mengaku lebih paham dengan tata cara mengatur arus lalu lintas di persimpangan.
"Alhamdulillah banyak hal positif yang kami dapatkan dari pelatihan ini, termasuk penanganan jika terjadi laka lantas," tuturnya gembira. (blt1/tri/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




