Sabtu, 04 April 2020 22:42

​‎300 Karyawan Terancam PHK, Komisi E Sidak PT Mega Utama Indah

Senin, 09 Oktober 2017 21:22 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
​‎300 Karyawan Terancam PHK, Komisi E Sidak PT Mega Utama Indah
Ketua Komisi E DPRD Jatim Hartoyo (memakai kemeja safari gelap) saat menampung aspirasi karyawan PT Mega Utama Indah. Foto : DIDI ROSADI/BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Nasib 300 karyawan PT Mega Utama Indah akan ditentukan pada 15 Oktober 2017 mendatang. Pasalnya, pihak Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) V meminta pengosongan pabrik kayu ekspor tersebut pada pertengahan bulan ini. Fakta itu diketahui ketika Komisi E DPRD Jawa Timur melakukan inspeksi mendadak ke PT Mega Utama Indah di Jalan Pintu Air No 2 Kalianak, Surabaya.

Ketua Komisi E DPRD Jatim Hartoyo mengatakan, pihak Lantamal V telah berkirim surat kepada PT Senopati yang selanjutnya disampaikan ke manajemen PT Mega untuk mengosongkan pabrik tersebut paling lambat 15 Oktober 2017. Padahal, dalam perjanjian antara PT Mega Utama Indah dengan Lantamal V yang disaksikan oleh notaris, pabrik diberi hak untuk menempati tanah hingga tahun 2039.

“Aspirasi ini akan dibahas bersama anggota Komisi E terkait persoalan tenaga kerjanya. Sementara untuk persoalan tanah dengan Lantamal V, Komisi E akan menyampaikan aspirasi ini ke Komisi A. Sehingga ada putusan sebelum tanggal 15 Oktober,” ujar Hartoyo usai sidak, Senin (9/10).

Hartoyo mengaku sangat prihatin dan menyayangkan jika pengosongan dilakukan dalam waktu yang dekat. Mengingat akan banyak karyawan yang menganggur, jika pengosongan tetap dilakukan pada pertengahan Oktober ini. Komisi E meminta PT Mega agar tidak melakukan PHK terhadap karyawannya.

“Kalau tanggal 15 ditutup, bagaimana nasib mereka (karyawan,red). Karena makan itu wajib, bayar sekolah itu wajib. Sementara relokasi di Jombang karyawan merasa keberatan, karena lokasinya jauh,” kata Hartoyo.

Sementara, Dirut PT Mega Utama Indah Edward Widjaya mengaku, meski banyak karyawan yang diliburkan pasca ada surat Lantamal, PT Mega tetap memberi gaji kepada karyawannya. Pihak Lantamal V diminta agar memikirkan nasib 300 karyawan, jika ditutup nantinya.

“Selama berpuluh-puluh tahun saya tidak pernah mengabaikan hak karyawan. Apalagi berkomunikasi dengan warga sekitar, terutama karyawan-karyawan dari sekitar sini. Silakan tanya pada karyawan saya,” ungkapnya.

Edward berharap agar Lantamal V mengikuti undang-undang yang ada, dengan menunggu proses hukum inkracht karena Indonesia merupakan negara hukum.

PT Mega Utama Indah menilai tempat relokasi di Jombang sulit dijangkau, dan harus membuat pabrik dan perijinan baru. Untuk relokasi akan membuat banyak karyawan kesulitan ke lokasi pabrik. ”Lokasi relokasi itu jauh, apalagi kita harus menyiapkan pabrik, buat ijin. Belum lagi dengan warga karena nanti aksesnya pasti melewati tanah warga,” pungkas Edward. (mdr/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...